Home Palu

Guru Tetap Kontrol Siswa Belajar di Rumah

336
SUASANA SEKOLAH - Sejumlah guru SMPN 1 Palu saat mempersiapkan diri untuk memberikan pembelajaran lewat metode daring, Selasa, 17 Maret 2020. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

  • SMPN 1 Palu Gunakan Aplikasi Online dan Offline

Palu, Metrosulawesi.id – Sejumlah sekolah di Palu saat ini telah mengalihkan kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan menggunakan metode dalam jaringan (daring) atau online. Misalnya di SMP Negeri 1 Palu, saat ini siswa yang belajar dari rumah menggunakan metode e-learning, ruang belajar, kemudian fitur-fitur lain.

Menurut Kepala SMPN 1 Palu, Farida Batjo, saat ini yang paling fokus itu bagaimana guru mata pelajaran ataupun wali kelas mampu mengontrol siswa belajar di rumah.

“Untuk saat ini aplikasi yang digunakan guru itu yakni Webex, aplikasi yang fiturnya video conference cisco. Jadi ada beberapa fitur yang digunakan oleh guru, misalnya bisa lewat video call, ada juga offline, ketika siswa tidak mempunyai paket data, maka kami memberikan pembelajaran offline juga,” kata Farida, di Palu, Selasa, 17 Maret 2020.

Farida mengatakan, semua aplikasi atau fitur yang digunakan telah disosialisasikan sebelum libur diberlakukan. Semua siswa sudah mempraktikannya, seperti apa metode belajar dari rumah dilakukan.

“Sebenarnya siswa kami ini tidak libur, tetapi dialihkan metode pembelajarannya di rumah, sebab guru-guru kami tetap mengontrol mereka lewat teknologi informasi, yang saat ini sudah begitu canggih,” ujarnya.

Farida mengaku, telah mengimbau orang tua agar selalu menjaga anaknya untuk tidak berkeliaran di tempat-tempat ramai atau berwisata. Manfaatkanlah waktu di rumah untuk belajar, khususnya siswa kelas ujian, harus persiapkan diri demi meraih nilai terbaik.

“Kami akan memberikan teguran atau sanksi kepada orang tua jika ada siswa yang terpantau oleh guru berkeliaran di luar rumah dengan memanfaatkan waktu libur, berfoya-foya atau berwisata di tempat-tempat ramai,” ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang guru SMPN 1 Palu, Haerul, mengungkapkan, dalam aplikasi itu guru tetap memberikan jadwal belajar sesuai di kelas.

“Misalnya Bahasa Inggris kelas IX mulai Rabu dari pukul 08.00 hingga selesai. Jadi tetap terjadwal seperti halnya di sekolah, namun metodenya secara daring,” jelasnya.

“Jadi guru itu, baik di rumah maupun di sekolah tetap memantau dan memberikan pembelajaran kepada siswa, dan itu bisa dalam bentuk telekonferensi, audio visual, bisa juga lewat gambar, tatap muka, dan lainnya,“ ujarnya.

Menurut Haerul, materi pembelajaran siswa tidak akan tertinggal, karena selama 14 hari ini, materi-materi yang diberikan tetap berjalan seperti biasa. Hanya saja perbedaannya melalui jaringan, bersifat online maupun offline.

“Pada dasarnya guru-guru di SMPN 1 Palu telah paham terkait dengan sistem teknologi informasi, jadi tidak ada yang kaku dalam memberikan pembelajaran melalui sistem daring,” ungkapnya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas