Home Sulteng Belum Ada Warga Sulteng Positif Covid-19

Belum Ada Warga Sulteng Positif Covid-19

5088
Amsyar Praja. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)
  • Dua PDP Corona di Undata Masih Tunggu Hasil Labkes

Palu, Metrosulawesi.id – Sulawesi Tengah (Sulteng) masih bebas dari Covid-19 alias virus Corona. Berdasarkan catatan instansi terkait hingga saat ini belum satu pun warga Sulteng yang positif terkena virus yang menggegerkan dunia itu.

Wakil Direktur (Wadir) RSUD Undata Bidang Pelayanan, dr Amsyar Praja, mengungkapkan dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dengan indikasi virus corona masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Kesehatan (Labkes) Jakarta. Saat ini kedua pasien masih menjalani isolasi.

“Kita masih menunggu hasil lab keluar, kalau nanti negatif, pasien lansung dipulangkan,” ungkap Amsyar kepada Metrosulawesi, Selasa, 17 Maret 2020.

Amsyar tidak bisa memastikan kapan hasil Labkes tersebut keluar karena mengingat ada ribuan sampel yang juga tengah diperiksa di Labkes Jakarta. RSUD Undata dikatakan hanya bisa menuggu sambil menjalankan protap penanganan PDP corona.

“Jadi nanti kalau hasilnya positif yah kita harus isolasi terus sampai sembuh. Isolasi kita lakukan tetap di RSUD Undata,” ucap Amsyar.

Kata dia, saat ini secara umum kondisi kedua PDP semakin membaik dan tidak menunjukkan gejala corona lagi. Nafsu makan kedua pasien juga dilaporkan normal seperti orang pada umumnya.

“Tapi meski sudah membaik tetap harus kita isolasi mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkas wadir.

Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola menyatakan hingga saat saat ini belum ada penduduknya yang positif terinfeksi virus corona, meski ada empat pasien berstatus suspek yang diisolasi dan pasien dalam pemantauan (PDP).

“Di media sosial heboh sekali. Ada yang bilang positif corona dan sebagainya. Masih indikasi. Bukan berarti positif corona,” katanya saat memimpin memimpin rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah di Palu, Senin 16 Maret 2020 lalu.

Sehingga ia meminta masyarakat agar tidak perlu khawatir apalagi sampai panik, namun tetap selalu waspada dengan ancaman masuk dan menularnya virus itu di Sulteng.

“Sudah ada surat edaran yang berisi imbauan, instruksi dan larangan Gubernur Sulteng yang mengacu pada standar protokol penanganan virus corona untuk mengantisipasi masifnya penyebaran virus corona,” ujarnya.

Ia mengimbau agar bupati dan wali kota, pengusaha tempat hiburan utamanya masyarakat mematuhi surat edaran tersebut demi menjaga Sulteng dari virus corona.

Kepala Dinas Kesehatan Sulteng dr Reny Lamadjido dalam kesempatan itu menjelaskan hingga hari ini ada dua pasien yang dinyatakan suspek corona.

“Ke duanya diisolasi di RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Undata Palu yang merupakan rumah sakit rujukan penangan virus corona. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium di pusat. Kita berdoa semoga tidak positif corona,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, satu warga negara asing (WNA) asal Prancis yang sempat diisolasi di RSUD Luwuk , Kabupaten Bangga karena dicurigai terpapar virus corona dinyatakan negatif dan telah kembali ke negara asalnya.

“Ada juga 32 warga Palu yang baru pulang dari Jepang. Mereka terbagi dua kloter. Yang kloter satu sudah selesai diobservasi dan dinyatakan negatif. Kloter 2 kami menunggu selesai observasi sampai 21 Maret,” ujarnya. (mic/ant)

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here