Home Palu

Jasa Raharja Sulteng Sosialisasi Safety Riding-Safety Driving di Korem 132/Tdl

236
TERIMA CENDERAMATA - Kanit Operasional dan Humas Jasa Raharja Sulteng, Alwin Bahar, mewakili Kacab menerima cenderamata berupa plakat dari Komandan Detasemen Polis Militer (Denpom) XIII/2 Palu, Mayor CPM Didik Kurniawan Wibowo, usai menyampaikan materi sosialisasi di Aula Korem 132/TDL, Jumat, 28 Februari 2020. (Foto: Dok JR)

Palu, Metrosulawesi.id – PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Sulteng mendapat kehormatan memberikan sosialisasi di Korem 132/Tadulako. Sosialisasi rangkaian kegiatan Pelatihan Safety Riding dan Safety Driving 132/TDL dan jajaran di Palu, Jumat, 28 Februari 2020.

Kanit Operasional dan Humas Jasa Raharja (JR) Sulteng, Alwin Bahar, mewakili Kepala Cabang (Kacab) bertindak sebagai narasumber. Alwin menyampaikan sosialisasi seputar pelayanan Jasa Raharja, salah satunya terkait prosedur santunan duka bagi korban kecelakaan lalu lintas.

“Pak Kacab menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan Korem 132/Tadulako dan jajaran untuk memberikan sosialisasi melalui kegiatan pelatihan safety riding dan safety driving,” ucap Alwin.

Alwin mengaku peserta pelatihan yang berjumlah sekitar 100 orang terdiri atas jajaran Korem 132/Tadulako, tampak antusias menyimak pemaparan seputar pelayanan Jasa Raharja di Sulawesi Tengah.

Dipaparkan Jasa Raharja yang merupakan salah satu BUMN diamanahkan untuk menyelenggarakan perlindungan dasar sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 33 Tahun 1964 Tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang dan UU Nomor 34 Tahun 1964 Tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.

Salah satu tugas pokok Jasa Raharja adalah menyerahkan santunan bagi korban kecelakaan alat angkutan umum darat, laut dan udara dan korban kecelakaan lalu lintas jalan sebagai wujud kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dasar.

Sesuai amanat Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 15 tahun 2017 dan PMK Nomor 16/PMK.010/2017, bagi korban meninggal dunia, Jasa Raharja harus menyerahkan hak santunan duka sebesar Rp50 juta.

Demikian pula untuk korban lakalantas dengan kondisi cacat tetap diberikan santunan sebesar Rp50 juta. Sementara korban luka-luka mendapat jaminan biaya perawatan rumah sakit maksimal Rp20 juta.

“Kami sangat berterima kasih ada kesempatan bertatap muka dengan teman-teman jajaran Korem 132/Tadulako,” ujarnya.

Melalui sosialisasi ini, jajaran Korem 132/TDL dikatakan kini mengetahui program-program JR di Sulteng. Alwin berharap lewat pelatihan safety riding dan safety driving bisa meningkatkan kepedulian tertib berlalu lintas di daerah ini.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas