Home Internasional Jemaah Umroh Sulteng Tertahan di Jakarta dan Turki

Jemaah Umroh Sulteng Tertahan di Jakarta dan Turki

179
H. Lutfi Yunus. (Foto: Metrosulawesi/ Masruhim Parukkai)
  • Dampak Travel Warning Saudi Arabia Terkait Pencegahan Penyebaran Virus Corona

Palu, Metrosulawesi.id – Adanya kebijakan Pemerintah Saudi Arabia terkait upaya mengantisipasi pencegahan penyebaran virus corona, maka pemerintah setempat untuk sementara menangguhkan masuknya wisatawan  masuk ke Wilayah Saudi Arabia. Akibat travel warning ini, praktis warga Indonesia yang akan melakukan ibadah umroh tertunda.

Kepala Bidang Penyelengara Ibadah Haji dan Umrah, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, H. Lutfi Yunus, mengatakan, terkait kebijakan Pemerintah Arab Saudi tersebut,  yang pertama kebijakan itu harus dihargai, sebab alasan kebijakan itu untuk mencegah penyebaran virus corona.

‘’Saat ini Menteri Agama RI sedang melakukan rapat koordinasi dengan Meteri terkait, kemungkinan besok (Jumat 29/02/2020) ) akan ada surat resmi dari Kemenag Ri dalam hal ini dari Dirjen PHU terkait dengan imbauan kepada seluruh provinsi melalui Kantor Wilayah Kemenag,” kata Lutfi kepada Metrosulawesi.id via  ponselnya, Kamis (27/02/2020).

Lutfi mengaku, dari surat edaran Kemenag RI nanti, akan ditindaklanjuti  travel-travel umrah di Sulteng, yang akan memberangkatkan jemaahnya untuk memberi pengertian atau edukasi kepada Jemaah, terkait ada larangan dari Pemerintah Arab Saudi yang sifatnya sementara.

‘’Dirjen PHU juga sudah mengeluarkan press release  untuk mengimbau kepada jemaah umrah, dan melakukan monitoring di setiap bandara, siapa saja jemaah menunggu penerbangan ke Arab Saudi. Yang jelas harus ada koordinasi dari travel yang akan memberangkatkan jemaahnya, sambil menunggu kebijakan resmi dari pemerintah, ” ujar Lutfi.  

Menurut Lutfi, informasi sementara jemaah umrah Babussalam yang dari Sulteng saat ini sekitar 45 orang masuk ke Madinah, kemudian yang masih tertahan di Jakarta 38 orang, dan tertahan di Turki 40 orang.  

“Saat ini para jemaah umrah itu masih menunggu kebijakan dari Arab Saudi apakah akan diterbangkan ke Madinah saat ini, atau masih akan diterbangkan ke Turki dulu mereka,” urai Lutfi.  

Selain itu kata Lutfi, dalam pantauan sementara beberapa jemaah umrah yang dibawa PPIU  masih tertahan di Makassar. Para Jemaah umroh tersebut kemungkinan mengunakan travel Makassar yang cabangnya ada di Parigi Moutong. (*)

Reporter: Moh. Fadel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here