Home Ekonomi Pemprov Sulteng-Gorontalo Sepakat Awasi Lalulintas Benih Tanaman dan Ternak

Pemprov Sulteng-Gorontalo Sepakat Awasi Lalulintas Benih Tanaman dan Ternak

63
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Gorontalo dan Pemerintah Sulteng di Aula Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Sulteng di Jalan Kartini, Kota Palu. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Pemerintah Sulawesi Tengah melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura (DTPH) dan Dinas Perkebunan dan Peternakan Sulteng menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Pertanian tentang pengawasan lalu lintas benih/bibit tanaman dan ternak di Aula DTPH Jalan Kartini Kota Palu, belum lama ini.

Kepala Dinas Pertanian Gorontalo, Muljady Mario dalam sambutannya mengatakan kerja sama itu merupakan tindak lanjut tahun-tahun sebelumnya yang telah dibahas terkait dengan pengawasan sektor pertanian dan perkebunan yang notabenenya menjadi sektor unggulan masing-masing Pemprov sehingga sangat dibutuhkan upaya pencegahan ditingkat perbatasan daerah agar diketahui secara detail dinamika yang terjadi antara dua daerah itu.

“Terkait benih dan ternak, itu memang menjadi dua sektor yang perlu diperhatikan keduabelah pihak. Kedua pemerintah tentunya ingin sekali mencegah dini modus-moduk oleh oknum yang berpotensi merugikan. Dari pemeriksaan diperbatasan akan kita ketahui detail semua yang terjadi,” tuturnya.

Dirinya menambahkan, program-program sinergis yang bisa didiskusikan kedepan akan terus digalakkan mengingat kedua daerah merupakan proyeksi penyangga ibu kota baru di Kalimantan.

“Program strategis terkait komoditi jagung yang jalurnya melalui tol laut, lalu lintasnya juga melalui Sulteng. Permintaan dari Kalimantan itu sangat besar, kita sebagai daerah penyangga tentunya harus siap dengan produk unggulan kita. Proyeksinya satu juta orang akan masuk di ibu kota baru, ini peluang strategis tantangan,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris DTPH, Saleh Gunawan mengatakan, MoU itu merupakan tahap awal sinergi yang baik untuk kedua daerah untuk meningkatkan kinerja khususnya distribusi sektor pertanian.

“Kita bersama-sama menjadi pelopor pertanian di pulau sulawesi, kerja sama teknis seperti ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan sektor pertanian,” katanya.

Senada, Sekdis Dinas Pekebunan dan Peternakan Sulteng, Linda Shirley Rory menuturkan, terkait dengan ternak yang perlu ditingkatkan adalah pengawasan sapi yang menjadi salah satu ternak yang diandalkan masing-masing daerah.

Ia juga sadar betul kesiapan sangat diperlukan untuk mengakomodasi permintaan yang bakal meningkat tajam dari berbagai daerah khususnya calon ibu kota di Kalimantan.

“Sulteng telah membangun regulasi kuat terkait pngawasan untuk meningkatkan pengawasan sapi betina produktif untuk dilarang dipotong menggenjot angka kelahiran sapi. Saya pikir sama dengan Gorontalo, kita akan terus berkomunikasi terkait permintaan-permintaan ternak untuk saling melengkapi,” katanya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here