Home Palu Agussalim-Jefry Wagiu Gagal

Agussalim-Jefry Wagiu Gagal

99
Petugas KPU Kota Palu memeriksa berkas dukungan yang disampaikan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Palu lewat jalur perseorangan, Agussalim-Jefry Wagiu, Minggu 23 Februari 2020. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Bakal pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Palu, Agussalim-Jefry Wagiu seperti tidak siap memenuhi syarat dukungan untuk maju lewat jalur perseorangan. Hal itu terlihat saat pasangan ini memasukkan berkas dukungan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu, Minggu 23 Februari 2020.

Ketidak siapan pasangan ini terlihat saat berkas dukungan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang disetor ke KPU, masih terlihat acakan, tidak tersusun rapi. Hal ini membuat tim pemenangan Agus-Jefry terpaksa memperbaiki susunannya saat di kantor KPU Kota Palu. Akibat hal itu, proses verifikasi yang dilakukan KPU sedikit terhambat.

Sedianya berkas dukungan yang dimasukan ke KPU harus berurut sebagaimana yang terinput dalam Sistem Informasi Pencalonan (Silon). Hal dimaksud, agar saat verifikasi antara Silon dan fisik dukungan benar-benar sesuai, baik jumlah maupun sebaran dukungan.

Berdasarkan data Silon, Agussalim-Jefry Wagiu mengklaim dukungan masyarakat sebanyak 22.729 dukungan. Jumlah itu melebihi batas minimal yang dipersyaratkan yakni 21.396 KTP. Sayangnya Silon dan fisik dukungan berbeda jauh, dimana Agussalim-Jefry Wagiu hanya memasukan dukungan sebesar 7.831. Dari jumlah itu, 7.748 dinyatakan memenuhi syarat, 83 dukungan tidak memenuhi syarat.

Atas jumlah dukungan itu, Agussalim-Jefry Wagiu dipastikan gagal maju sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Palu di Pilkada September 2020 mendatang. Pasalnya, batas untuk memperbaiki dukungan hanya sampai 23 Februari 2020 pukul 24.00 Wita malam tadi.

Ketua KPU Kota Palu, Agussalim Wahid, di sela-sela pemeriksaan berkas dukungan mengatakan, untuk bakal calon perseorangan 23 Februari 2020 merupakan batas akhir memasukan berkas dukungan KTP.

“Jika dalam pemeriksaan masih terdapat kekurangan, bakal calon juga harus memperbaiki dukungan tidak lewat 23 Februari 2020. Jika lewat dari waktu tersebut, maka berkasnya tidak dapat diterima lagi,” tutur Agussalim.

Dalam memeriksa berkas dukungan lanjut Agussalim, KPU memperhatikan jumlah dukungan dan sebaran sebagaimana yang dipersyaratkan. Untuk Kota Palu jumlah minimal dukungan sebanyak 21.396 dengan memperhatikan sebaran minimal di lima kecamatan.

Selain Agus-Jefry, pasangan lain yang mendaftar lewat jalur perseorangan Zainuddin Tambuala-Nursalam. Namun hingga pukul 19.00 Wita, pasangan tersebut belum nampak di KPU Kota Palu.

Reporter: Elwin Kandabu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here