Home Ekonomi Bisnis Bakery di Palu Menjanjikan

Bisnis Bakery di Palu Menjanjikan

151
Roti berkalung buaya kreasi Abraham dipajang di toko roti Master Bakery, Kelurahan Tondo, Kota Palu. Roti ini berukuran satu meter dan tidak dijual. (Foto: Metrosulawesi/ Pataruddin)

Palu, Metrosulawesi.id – Bisnis bakery (kue-kue) di Kota Palu masih menjanjikan. Apalagi pascabencana 28 September 2018 silam, sejumlah usaha meredup.

Salah satu pengusaha bakery, Abraham mengatakan, hingga saat ini bisnis yang digelutinya ini masih tetap mendapat tempat di hati konsumen.

“Dalam sehari masih bisa mendapatkan pemasukan lumayan,” kata Abraham ditemui di toko Master Bakery, Kelurahan Tondo, Kamis petang, 20 Februari 2020.

Abraham memiliki tiga unit atau lokasi penjualan roti dengan label Master Bakery di Kota Palu.

“Kita harus kreatif dan membaca momen yang lagi ramai di masyarakat,” ujarnya.

Salah satunya adalah mengkreasikan buaya berkalung ban di Sungai Palu yang menjadi viral hingga berbagai penjuru negara lantaran adanya upaya penyelamatan oleh pecinta satwa liar Australia, Matt Wright, beberapa waktu lalu. Dari situlah buaya berkalung ban seakan menjadi magnet.

Dengan mengkreasikan viralnya buaya berkalung ban, Abraham membawanya ke resep roti. Roti buaya berkalung ban pun diluncurkannya dan ternyata menarik perhatian masyarakat. Pesanan pun mengalir.

“Sejak viral, saya harus memproduksi 100 biji ukuran kecil dan 20-an biji ukuran sedang. Sedangkan ukuran besar hanya sebagai pajangan saja,” ujarnya.

Roti buaya berkalung ban ukuran kecil dihargai Rp7 ribu dan sedang Rp80 ribu.

Reporter: Pataruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here