Home Donggala Wabup Temui Penyintas Bencana di Loli

Wabup Temui Penyintas Bencana di Loli

121
Wabup Donggala Moh Yasin memberikan penjelasn di hadapan penyintas bencana di Desa Koli Selasa (18/2/2020). (Foto: Metrosulawesi/ Tamsyir Ramli)

Donggala, Metrosulawesi.id – Wakil Bupati Donggala Moh Yasin akhirnya memenuhi janjinya menemui warga penyintas bencana di Desa Loli, Selasa (18/2/2020).

Pada kunjungan tersebut, Moh Yasin ditemani asisten I Yusuf Lamakampali, BPBD diwakili Sekdisnya  Mursid, Dinsos Nizma dan Dinas Perumahan dan Pemukiman Hapy Nur .

Pertemuan yang berakhir hingga petang itu menjadi ajang curhat warga penyintas, perbincangan aksi cepat tanggap hingga aksi cepat makan mengemuka di perbincangan berduarasi tiga jam .

“Atas nama perwakilan empat desa terdampak bencana, kami meminta maaf atas aksi Senin kemarin di kantor bupati, kalau kami tidak lakukan aksi bapak ibu tidak bangun dari tidur, tidak mau memperhatikan nasib kami di huntara ini,  dalam agama ditekankan pemimpin yang zalim adalah pemimpin yang tidak memperhatikan rakyatnya, kami tahu Wabup orang baik tolong perhatiakn kami,” kata seorang warga.

“Desa Loli yang terdampak sampai hari ini sudah memuncak rasa kesabarannya, pemerintah sendiri yang mengundang warganaya utnuk demo, pemerintaah desa Loli sudah susah  badata tapi selalu diubah sampai ke kabupaten, kemana data saudara kami lainnya,” kata warga.

Sementara salah satu warga yang berprofesi imam di desa Loli menyindir BPBD terkait bantuan rumah. Pengakuannya di hadapan Wabup, BPBD mengatakan bantuan rumah hanya untuk tiga desa saja yang ada di Loli, yakni Loli Dondo, Tasiburi, dan Loli Saluran.

“Kemana Loli Pesua?”.

“Pak Wabup yang kami hormati sepanjang pengetahuan kami, daftar pertama yang masuk di BPBD itu adalah Loli Pesua, tapi di tengah proses Loli Pesua warga yang terdata hanya empat orang?, komiu semua pejabat Donggala tiap hari lewati ini jalan, bisa dilihat dengan mata kondisi rumah kami di seputaran Loli, nyatanya yang muncul di data BPBD Loli Pesua hanya 4 nama yang muncul? Pak Wabup yang kami hormati kalau bukan amanah UU tugas pemerintah memperhatikan masyarakatnya kami tidak akan menuntut, ingat dalam agama ditekankan pemimpin yang zalim adalah pemimpin yang tidak memperhatikan masyarakatnya, kami yakin wabup orang baik,tolong bantu kami,” sebutnya.

Menaggapi persoalan teresbut Wabup meminta seluruh warga penyintas bencana di Desa Loli untuk bersabar, kerena pemerintah daearah tidak akan melakukan pembiaran di persoalan ini.

“Sekarang instansi terkait sedang bekerja menyelesaiakan persoalan ini, pemda tidak akan diam menyikapi persoalan bencana,” pesannya.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here