Home Palu PKS Siap Tanpa Kader di Pilwakot

PKS Siap Tanpa Kader di Pilwakot

173
Aristan saat melakukan diskusi bersama Pengurus PKS terkait Pilwakot medatang, Rabu 19 Februari 2020. (Foto: Metrosulawesi/ Tahmil Burhanuddin)

Palu, Metrosulawesi.id – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum menentukan arah dukungan politiknya pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kota Palu mendatang. Namun komunikasi secara intens sudah dilakukan dengan sejumlah kandidat serta partai politik (Parpol). Agar bisa menang di pemilihan wali kota (Pilwakot), PKS bahkan siap untuk tidak mengusung kader internalnya.

Hal ini diungkap oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kota Palu Rizal usai melakukan pertemuan dengan salah satu bakal calon wali kota Aristan di salah satu warung kopi di Kota Palu. Aristan yang merupakan kader Partai Nasdem itu ditemani sejumlah pengurus partai, begitu pula dengan Rizal yang didampingi oleh sejumlah pengurus partai serta Anggota DPRD Kota Palu dari kedua partai masing-masing.

“Kita masih terbuka untuk siapa saja, tapi kita berharap proses komunikasi ini cepat berjalan dan bisa memutuskan kesimpulannya dan akan kita presentasekan ke DPP (PKS),” ungkap Rizal, Rabu 19 Februari 2020.

Kata dia, untuk memutuskan dukungan partai, PKS menggunakan tiga barometer yakni, survei, pasangan dan partai pendukung bakal calon yang sudah jelas. Aristan merupakan salah satu bakal calon yang cukup intens melakukan komunikasi dengan PKS sejauh ini. Rizal pun menyebut PKS siap memberi dukungan kepada siapa saja, termasuk Aristan.

“Kita kemudian menunggu, tadi silaturahmi, beliau (Aristan) mendaftar PKS, kita kemudian lakukan komunikasi selanjutnya, setelah ini sambil menunggu hasil survei, kita coba lihat trendnya, kemudian nanti kita putuskan lewat bentuk rekomendasi ke DPP,” jelasnya.

Dia menambahkan, proses untuk memutuskan bakal calon yang akan didukung pada Pilwakot mendatang masih sangat panjang. Selain dengan Nasdem dan Aristan secara personal, PKS juga masih menjalin komunikasi dengan beberapa kandidat bakal calon dan Parpol seperti Golkar, Hanura, Demokrat dan PKB.

“PKS punya posisi tawar yang tidak bisa dipungkiri. Di legislatif suara kita signifikan, kita sekitar 18 ribu suara untuk DPRD Kota (empat kursi). Ini menjadi posisi tawar kita,” tandasnya.

Saat ini, PKS sudah mengajukan dua nama bakal calon dari internal partai, yakni Mohamad Wahyuddin dan Akbar Zulfakar Sipanawa. Namun, Rizal menyebut PKS tidak menutup kemungkinan bisa mengusung nama lain yang bukan kader PKS untuk berpasangan pada Pilwakot nanti.

“Ada tiga opsi kita tawarkan, 01, 02 atau tanpa kader,” kata dia.

Selain dua nama yang disebutkan sebelumnya, PKS juga masih memiliki sejumlah nama kader yang berpotensi bakal diusung pada Pilwakot, semisal Rusman Ramli, Wiwik Jumiatul Rofiah, Sucipto, dan Rizal sendiri.

Reporter: Tahmil Burhanuddin
Editor: Elwin Kandabu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here