Home Hukum & Kriminal Temukan HP dan Pisau di Kamar Tahanan

Temukan HP dan Pisau di Kamar Tahanan

94
BARANG SITAAN - Petugas menyita sejumlah benda terlarang seperti telepon genggam dan senjata tajam saat melakukan penggeledahan di Rutan Kelas IIA Palu, Kamis 13 Februari 2020 dini hari. (Foto: Metrosulawesi/ Tahmil Burhanuddin)
  • Buntut Sabu 1 Kg, Rutan Maesa Gelar Penggeledahan

Palu, Metrosulawesi.id – Menyusul tertangkapnya 1 kg sabu yang dipesan seorang napi di Rutan Maesa, petugas Rutan Maesa langsung menggelar penggeledahan mendadak terhadap semua napi dan tahanan, Rabu malam 12 Februari 2020.

Penggeledahan itu dilakukan untuk mencegah isu peredaran narkoba yang dikendalikan dari Rutan.

Dalam penggeledahan yang berlangsung sekitar 3 jam, dimulai sekitar pukul 22.00 Wita, sejumlah alat komunikasi dan senjata tajam pun disita oleh petugas penjaga tahanan.

Menurut Kepala Rutan Kelas II A Palu Yansen, razia yang digelar merupakan agenda rutin oleh sipir terhadap warga binaan. Penggeledahan semacam itu kerap dilakukan pada siang atau malam hari.

Namun, dengan tertangkapnya warga Medan di Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu yang membawa narkoba jenis sabu sebanyak 1 kg melalui jalur udara, dan mengaku ada salah satu narapidana (napi) yang terlibat membuat pihak petugas Rutan segera melakukan penggeledahan.

“Yang bersangkutan memberikan keterangan bahwa ada salah satu napi yang menjalani masa hukuman di Rutan terlibat, sehingga langsung dilakukan operasi dan penggeledahan yang sangat ketat,” ungkap Yansen, Kamis 13 Februari 2020 dini hari.

Setidaknya ada 10 unit alat komunikasi berupa telepon genggam ditemukan oleh petugas. Telepon genggam itu disembunyikan di sejumlah titik, seperti dalam toilet, selokan dan kamar mandi.

“Namun, untuk kepemilikan handphone, sudah dicatat dan akan dilanjutkan pemeriksaan BAP oleh unit Pengamanan Rutan,” katanya.

Menurur Yansen, penjagaan untuk tamu yang berkunjung saat ini sangat ketat, bahkan berlapis hingga melewati 2 pintu, namun masih saja ada barang bukti yang diamankan. Selain handphone, kabel dan pisau juga turut diamankan oleh petugas rutan. Sebab, benda-benda itu memang dilarang berada dalam Rutan.

Untuk bisa mengungkap sindikat narkoba, khususnya kepemilikan dari penumpang pesawat tersebut, pihak Rutan saat ini masih terus melakukan koordinasi.

Reporter: Tahmil Burhanuddin
Editor: Udin Salim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here