Home Palu

Wali Kota: Bagus Rehabnya, Kepsek akan Diberi Hadiah

170
PERESMIAN - Wali Kota Palu Drs Hidayat M.Si, didampingi Sekretaris Kota Palu, Asri SH, dan Kadis PU PR Kota Palu, Iskandar Arsyad meninjau hasil renovasi gedung SD Inpres 5 Birobuli, Senin, 10 Februari 2020. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)
  • Peresmian 52 SD-SMP

Palu, Metrosulawesi.id – Bertempat di SD Inpres 5 Birobuli,Wali Kota Palu, Drs Hidayat M.Si, didampingi Sekretaris Kota Palu, Asri SH, meresmikan pembangunan dan renovasi gedung sekolah, yang terdiri dari 36 SD dan 16 SMP,  yang menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK), Senin, 10 Februari 2020. 

Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Ansyar Sutiadi, total anggaran DAK Tahun 2019 sekitar Rp10 milar lebih. Anggaran itu digunakan oleh sekolah untuk membangun ruang kelas baru (RKB), merehab, renovasi, serta membangun jamban.

“Saya mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada Ketua Komite, Ketua Panitia Pembangunan Sekolah, beserta seluruh kepala sekolah dan jajaran insan pendidikan yang telah menjalankan program ini dengan baik, dan mengelolanya berdasarkan petunjuk pelaksanaan teknis dari Kemendikbud,” katanya.

Ansyar mengaku, sengaja acara peresmian gedung DAK dipusatkan di SD Inpres 5 Birobuli, karena pihaknya menilai sekolah itu paling bagus dalam proses pembangunannya yang secara swakelola, dimana bahan-bahan yang digunakan membangun RKB itu cukup baik.

Sementara itu, Wali Kota Palu, Hidayat mengharapkan, para kepala sekolah agar bertanggungjawab dan memanfaatkan dana itu sebaik-baiknya, serta menjaga kualitasnya.

“Bukan hanya Pak Kadis yang mengatakan gedung ini bagus, tetapi bangunan ini saya kira cukup baik,” ujarnya.

Olehnya itu, kata Hidayat, di 2020 ini, pihaknya meminta kepada Kadisdikbud Palu agar ada penilaian tentang pembangunan sekolah.

“Siapa yang terbaik pekerjaan rehabnya, nanti kepala sekolahnya akan diberikan hadiah untuk jalan-jalan ke luar daerah,” ungkapnya.

“Saya akan siapkan dana perjalananya ke luar daerah, misalnya ke Bali atau Surabaya. Di tahun anggaran 2020, untuk tiga sekolah terbaik, saya akan berangkatkan kepala sekolahnya ke luar daerah,” ungkapnya.

Selain itu, Hidayat juga meminta agar  guru yang disekolahkan untuk meraih gelar S2 ditambah jumlahnya  pada 2021.

“Saya berharap pada 2021, ada ketambahan mungkin sebanyak 30 orang atau lebih untuk disekolahkan S2,” katanya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas