Home Ekonomi

Truk Asal India Dipasarkan di Palu

304
Marketing Eksekutif Tata Motors Cabang Palu, Titi Sumanti (pertama dari kanan) didampingi Pimpinan Tata Motors Cabang Palu, Afni (kedua dari kanan) bersama dua karyawan. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – PT Balindo Unggul Abadi atau showroom resmi penjualan mobil Tata Motors –asal India– kini mulai kembali beroperasi guna memanjakan costumer di Kota Palu.

Kali ini diler yang menjual produkan asal India itu beralamat di Jalan Basuki Rahmat Nomor 168 A atau tepatnya samping kantor Otoritas Jasa Keuangan Sulawesi Tengah.

Marketing Eksekutif Tata Motor Cabang Palu, Titi Sumanti menjelaskan bahwa showroom tersebut baru beroperasi kurang lebih sekitar empat bulan terhitung mulai November 2019. Selain layanan purna jual, pihak Tata Motors Palu juga menyediakan layanan servis hingga sparepart.

“Kami satu manajemen dengan Honda Balindo Palu. Target penjualan kami masih kecil hanya sekitar 8 unit per bulan karena masih baru buka diler baru,” jelasnya, Sabtu (8/2/2020).

Sementara itu, menurutnya untuk meningkatkan daya persaingan bisnis dengan para kompetitor yang sudah lebih dulu berkecimpung di bidang otomotif di Kota Palu. Dalam waktu dekat ini, pihaknya juga akan memberikan penawaran promo khusus.

“Terkait dengan proses kredit kendaraan kami menunggu keputusan dari pihak leasing terkait promo apa yang cocok diberikan kepada calon costumer. Kami akan mendirikan perusahaan pembiayaan sendiri di bulan ini namanya Verena,” katanya.

Produk yang menyasar segmen komersil ini juga memperkenalkan berbagai tipe. Diantaranya, Super Ace DLS HT (All Color) atau jenis Pick Up dengan harga Rp159.600.000. Selain itu, ada pula jenis yang sama Xenon RX HD (All Color) sekitar Rp206 juta.

“Sedangkan, untuk jenis kendaraan LPT913 Cab Chasis Dump Truck – Black Plate Registration seharga Rp458.800.000. Selanjutnya, Prima 2528 Dump Chasis Black Plate kurang lebih harganya sekitar Rp1 miliar lebih,” terangnya.

Selain market share di Kota Palu, pihak Tata Motors juga melakukan ekspansi ke wilayah Kabupaten di Sulawesi Tengah. Ia menyebutkan untuk daerah yang mendominasi penjual sekitar 40% ialah Kabupaten Parigi Moutong, Banggai, Donggala, serta Sigi.

“Peminat kendaraan ini kebanyakan di luar daerah. Apalagi, bahan bakar yang digunakan adalah jenis solar hingga mesin terbilang sangat kuat dan irit di kelasnya,” katanya.

Ditambah lagi, kata Titi, mobil ini bisa menampung maksimal sampai 4 ton. Ia menjelaskan di Desember 2019 ada program pembelian mobil Xenon dapat emas senilai 5 gram.

“Dan kita sudah serahkan emas itu ke costumer di Parigi. Kami berharap dengan dibukanya kembali diler ini penjualan bisa lebih banyak lagi,” ucapnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas