Home Politik Bansel Bacagub Gerindra Usung MHL

Bansel Bacagub Gerindra Usung MHL

212
Mohamad Hidayat Lamakarate. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Badan Seleksi (Basel) bakal calon gubernur (Bacagub) DPD Partai Gerindra Sulteng menyepakati nama Mohammad Hidayat Lamakarate (MHL) untuk maju pada pemilihan gubernur (Pilgub) Sulteng 2020. Nama itu disepakati setelah mengkaji empat nama yang mendaftar dan mengembalikan berkas.

“Kami sudah merumuskan dan melakukan analisa bahwa Bansel mengerucut kepada bapak Hidayat Lamakarate,” kata Ketua Bansel Gerindra Sulteng, Stivan Helmi Sandagang.

Selain nama Hidayat Lamakarate, tiga nama yang dibahas Bansel pada Selasa malam 21 Januari 2020 itu, yakni: Rusdy Mastura alias Cudi, dan Nurmawati Dewi Bantilan (NDB) dan Anwar Hafid (AH). Stivan mengatakan, berdasarkan sejumlah penilaian dan analisa tim Bansel, maka disepakati satu nama yang akan direkomendasikan kepada Ketua DPD Partai Gerindra Sulteng, Longki Djanggola untuk kemudian diusulkan ke DPP. Satu nama yang dimaksud adalah MHL.

Hasil kesepakatan itu katanya, sudah melalui beberapa tahapan dan berdebatan di internal Bansel. Namun setelah semua tim sepakat, maka hasilnya merekomendasikan hanya satu nama Bacagub untuk disodorkan kepada DPD Gerindra. Selanjutnya DPD Gerindra akan mengeluarkan surat tugas kepada nama calon tersebut untuk melakukan komunikasi dan penjajakan atau mencari koalisi partai guna mencukupi kursi untuk diusung sebagai kandidat.

“Yang paling penting juga adalah kandidat tersebut diberikan surat tugas untuk mencari pasangannya sebagai wakilnya,” katanya.

Ketua DPD Gerindra Sulteng, Longki Djanggola kabarnya sudah menerima hasil keputusan Bansel untuk Bacagub Sulteng. Ia mengatakan bahwa hasil dari Bansel itu segera diproses dan diusulkan ke DPP. Tetapi ujar Longki, DPD Gerindra masih akan mengeluarkan surat tugas kepada calon yang direkomendasikan oleh Bansel.

“Hasil Bansel sudah mengemuka kepada satu kandidat. Selanjutnya kita akan mengeluarkan surat tugas mencari partai koalisi dan pasangannya,” tutur Longki kepada wartawan.

DPD Partai Gerindra, lanjut dia, tidak punya wewenang mengintervensi hasil rumusan dari Bansel, sebab tahapan seleksi Bacagub, dilakukan secara terbuka kepada umum yang mendaftar untuk diusung oleh Gerindra.

“Teknisnya dan analisanya mereka yang tahu. Melalui sejumlah tahapan. Penilaian itu ada pada Bansel, saya sebagai Ketua DPD tidak bisa intervensi,” tandasnya.

Longki menjelaskan bahwa dalam waktu yang tidak begitu panjang DPD akan menggelar rapat internal untuk mengeluarkan surat tugas. Sebab kandidat yang akan diusulkan ke DPP Gerindra sudah mempunyai partai koalisi dan pasangan untuk kemudian dikeluarkan rekomendasi sebagai Cagub yang diusung Gerindra. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here