Home Ekonomi “Warung Mas Joko” Bangkitkan Ekonomi Palu

“Warung Mas Joko” Bangkitkan Ekonomi Palu

225
POTONG TUMPENG - Ketua Umum KWSLP, Bino A Juwarno memotong tumpeng pada perayaan syukuran HUT ke-5 KWSLP di Taman Kota Palu, Ahad 29 Desember 2019. (Foto: Fikri Alihana/ Metrosulawesi)
  • 500 Anggota KWSLP Beroperasi di Pasigala

Palu, Metrosulawesi.id – Kerukunan Warung Sari Laut Palu (KWSLP) menggelar syukuran HUT ke-5 di Taman Kota Palu, Ahad 29 Desember 2019. Acara ini dihadiri Wali Kota Palu, Drs Hidayat MSi, dan sejumlah pejabat teras Pemkot, Kapolres dan Dandim Donggala, serta keluarga besar KWSLP.

Ketua Umum KWSLP, Bino A Juwarno mengatakan, hingga saat ini pemilik “Warung Mas Joko” yang terdaftar sebagai anggota di KWSLP mencapai 500 orang. Ke-500 “Mas Joko” itu tersebar di wilayah Palu, Sigi dan Donggala.

Pada kesempatan Bino yang juga notaris di Palu itu mengaku bangga dengan kondisi Kota Palu dan sekitarnya yang cepat bangkit pascabencana.

“Wilayah ini luar biasa untuk bangkit dari bencana 28 September lalu. Sebab, perputaran roda perekonomian lahir dari Kerukunan Warung Sari Laut Palu,” katanya.

Menurutnya, saat terjadi bencana banyak anggota KWSLP meninggalkan Kota Palu. Namun, setelah beberapa bulan kemudian mereka kembali lagi untuk melakukan aktivitas jual beli seperti dulu dalam melayani pelanggan atau masyarakat.

“Berarti itu artinya Palu masih representatif, baik secara tempat, keamanan hingga penghasilan. Yang perlu diketahui kita di sini bukan orang lain, tapi adalah warga Kota Palu berdagang dan berusaha,” ujarnya.

Menurutnya, usaha KWSLP memberikan dampak positif dalam perkembangan ekonomi, seperti contoh dapat mengurangi pengangguran.

“Skala warung kita ratusan dan ada anak buah sebanyak dua orang, tinggal di kali saja berapa orang yang kita pekerjakan setiap warung,” ujarnya menambahkan.

Bino mengajak para anggota KWSLP untuk ikut dalam menyumbang APBD Kota Palu. Dia juga menyampaikan apresiasi langkah Wali Kota yang membentuk Satgas K5.

“Kami bersyukur adanya Satgas K5 yang terdiri dari unsur Kepolisian, TNI, dan tokoh masyarakat setempat guna mengamankan wilayah dari tindakan atau aksi yang bersifat kriminal,” terangnya.

Sementara itu, Walikota Palu, Drs Hidayat MSi mengapresiasi kehadiran KWSLP. Menurutnya, warga KWSLP yang berasal dari suku Jawa merupakan warga Kota Palu yang membaur baik dengan warga suku Kaili.

“Tidak ada lagi istilah orang Jawa di Kota Palu. Semuanya adalah orang Kaili. Dan saya mewakili pemerintah kota mengucapkan selamat hari jadi yang ke-5 bagi warga Kerukunan Warung Sari Laut Palu,” ucapnya.

Hidayat mengungkapkan, empat hari pascabencana 28 Sepetember 2018 silam yang melanda masyarakat di Kota Palu, warung sari laut (Mas Joko) sudah terlihat menjual di beberapa sudut kota. Sehingga, lanjut Hidayat, KWSLP juga membantu memberikan makan bagi para relawan yang datang ke Palu dengan menjajakan dagangan.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Udin Salim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here