Home Morowali

Kuswandi Jabat Ketum FPTI Morowali

629
Pengurus Cabang Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Morowali untuk masa bakti 2019-2023, dilantik Sabtu 21 Desember 2019. (Foto: Murad Mangge/ Metrosulawesi)

Morowali, Metrosulawesi.id – Pengurus Cabang Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Morowali untuk masa bakti 2019-2023 dilantik. Dari sederet nama pengurus dilantik terdapat nama Kuswandi, menjadi ketua umum (Ketum) pengurus FPTI Kabupaten Morowali.

Pelantikan dihadiri perwakilan pengurus FPTI Provinsi Sulawesi Tengah, camat Bungku Tengah, Kepala Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata,pengurus KONI,Basarnas serta sejumlah komunitas pencinta alam Morowali, digelar di gedung serbaguna Morowali, Sabtu 21 Desember 2019. Iskandar Darise selaku perwakilan pengurus FPTI Provinsi Sulawesi Tengah yang hadir melakukan pelantikan dalam amanat singkatnya berharap agar pengurus FPTI Morowali dapat menyusun progam-program yang mana bisa dilakukan agar langkah FPTI juga akan terarah.

“Disini saya mengatakan bahwa saya sangat optimis,dibawah kepimpinan Kuswandi,FPTI Morowali gaungnya akan terkenal dan pastinya manjadi contoh dari daerah lain,” ujarnya.

Iskandar Darise juga mengungkapkan bahwa di Provinsi Sulawesi Tengah baru ada 12 pengurus cabang FPTI terbentuk termasuk yang ada Kabupaten Morowali,dan panjat tebing olah raga yang membutuhkan pikiran, kemampuan dan keseimbangan.

“Saya juga merasa yakin,Morowali kedepannya akan mampu melahirkan atlet panjat tebing yang berprestasi yang akan diperhitungkan dalam sebuah kejuaraan,” ujar Iskandar Darise.

Dalam kesempatan ini,Ketua Umum Pengurus FPTI Morowali Kuswandi menyatakan sangat berterimakasih kepada FPTI Provinsi yang sudah menitipkan sebuah amanah atau memberi kepercayaan menahkodai kepengurusan FPTI di Morowali.

“Ada satu tekad dari diri saya,yakni menjadikan olah raga panjat tebing di Morowali menjadi pembeda dari olah raga yang lainnya,” ungkapnya.

Diakui Kuswandi yang juga saat ini sebagai Ketua DPRD Kabupaten Morowali bahwa panjat tebing olah raga yang terbilang ekstrem dan agar bisa  menjadi pemanjat profesional selain dibutuhkam ketekunan juga harus memperbanyak melakukan ekspedisi.

“Kehadiran FPTI di Morowali patut untuk diapresiasi dan mendapat dukungan.Olehnya itu,jika ada hal-hal yang tehnis untuk keperluan FPTI segera komunikasikan,” ujarnya.

Kuswandi juga meminta kepada Kepala Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata Morowali untuk memasukan panjat tebing satu dari beberapa cabang olah raga yang akan tampil dalam penyelenggaraan POPDA tahun 2020 di Kabupaten Morowali.

“Apabila panjat tebing nantinya bisa diikutkan,menyangkut anggaran misalnya untuk menyediakan hadiah tak perlu dipersoalkan.Kalau hanya Rp 50 juta sudah siap,” papar Kuswandi yang disambut tepuk tangan yang hadir dalam pelantikan.

Reporter: Murad Mangge
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas