Home Ekonomi

Transaksi Gadai-Tebus Pegadaian Paltim Naik

206
Iswan Munir. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Terjadi peningkatan gadai dan tebus yang dilakukan oleh masyarakat tepatnya menjelang natal dan tahun baru 2020 mengalami kenaikan sekitar 10%-20% khususnya di Pegadaian cabang wilayah Palu Timur (Paltim).

Saat dihubungi melalui telepon, Minggu (22/12), pimpinan Pegadaian Palu Timur, Iswan Munir mengatakan antara gadai hingga menebus barang itu seimbang untuk saat ini. Pihaknya juga memberikan program undian khususnya pembiayaan kendaraan maupun BPKB di tahun ini melalui Pegadaian.

“Kami akan berikan reward atau penghargaan berupa undian akhir tahun. Pembiayaan kendaraan dan BPKB diprediksi mencapai nilai Rp1 miliar. Kalau untuk emas ditaksir hampir sekitar Rp2 miliar dalam bulan ini,” katanya.

Ia mengatakan sampai dengan Desember 2019 total outstanding loan (OSL) atau penyaluran pinjaman yang direalisasikan mencapai sekitar Rp53 miliar atau mencatatkan pertumbuhan sebesar 117%. Ia berharap target pembiayaan di tahun depan bisa tercapai seperti tahun ini.

“Sedangkan, target di tahun ini Rp46 milar, tapi sekarang sudah melampaui kurang lebih sekitar 17 persen. Untuk gambaran di tahun 2020, dari 45% Pegadaian menaikan target menjadi 18% atau naik Rp8 milar. Dan saat ini di Pegadaian Palu Timur memiliki 15 ribu nasabah,” terangnya.

Ia menjelaskan, Pegadaian menawarkan tga model program kepada masyarakat. Pertama adalah mempu memberikan kredit untuk modal kerja. Kedua, Pegadaian bisa menjadi tempat investasi emas.

Menurutnya, program ini selain tabungan emas mulai dari Rp6 ribu, hingga arisan emas yang menawarkan kemudahan kepada masyarakat.

“Masyarakat juga bisa memanfaatkan Pegadaian untuk kebutuhan sehari-hari. Seperti transaksi uang, bayar tagihan telepon dan listrik, intinya semua bisa,” jelasnya.

Terkait persaingan ekonomi saat ini, Iswan mengaku itu bukanlah menjadi permasalahan. Ia menyebutkan berdasarkan dengan pengalaman Pegadaian yang sudah cukup lama menjalankan usaha ini justru menjadi penyemangat untuk terus berinovasi.

“Persaingan itu bagi kami sudah biasa, ditambah dengan pengalaman kami selama ini. Pesaing adalah mitra, itu yang jadi moto kami,” tutupnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas