Home Palu

Buku Sejarah Kagaua Palu Diluncurkan

521
Gubernur H Longki Djanggola menunjukkan buku Sejarah Kagaua Palu yang resmi diluncurkan pada Jumat, 20 Desember 2019 di Banuaoge, Souraja Palu. (Foto: Syahril Hantono/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Sejarah tentang Kagaua di Palu diangkat dalam buku berjudul Sejarah Kagaua Palu (Jilid I). Buku tersebut resmi diluncurkan oleh Gubernur H Longki Djanggola, pekan lalu (Jumat, 20/12) di Banuaoge, Souraja Palu.

Ada empat orang yang terlibat dalam penulisan buku Sejarah Kagaua Palu, yakni Nuraedah, Charles Kapile, Wilman Darsono Lumangino, dan Prayitna Presetyawati. Peluncururan buku tersebut sebagai pengisi kegiatan pengukuhan Badan Musyawarah Adat (BMA) Provinsi Sulteng periode 2019-2024.

Dalam bagian pendahuluan buku tersebut, penulis tidak mengangkat perspektif keheroan di masa-masa kolonial. Melainkan mengungkap siapa, dimana, dan apasa saja ang telah ‘’Magau’’ lakukan untuk daerahnya.

Penulis juga menyebutkan semua magau yang ada dalam buku tersebut adalah para raja yang telah mendedikasikan diri sesuai dengan zaman dan pergolakannya. Buku ini mengulas dua hal penting, yakni yang dimula dari  kondisi Palu masa tradisional, To Kaili: dari Pakava hingga Ranggonau, lembah Palu masa awal kagaua, dan kilas balik.

Kepala Dinas Dikbud Sulteng H Irwan Lahace turut menuliskan sambutan dalam buku ini. Dia mengharapkan buku Sejarah Kagaua Palu I para pembaca dapat menarik kesimpulan berdasarkan pemikiran dan hasil analisisnya, dengan tidak melupakan jejak masa lampau Kagaua Palu sebagai pelajaran berharga bagi generasi di masa datang. Irwan juga mengatakan buku Sejarah Kagaua Palu dapat mengatasi kesulitan para siswa, guru, mahasiswa, serta akademisi, dalam mendapatkan sumber terkait kerajaan Palu.

‘’Guru mengalami kesulitan karena buku tentang Sejarah Palu masih sangat langka. Buku ini dapat mengatasi kesulitan yang dimaksud,’’ tulis Irwan Lahace.

Reporter: Syahril Hantono

Ayo tulis komentar cerdas