Home Pendidikan

Baru 11 Persen Sekolah di Sulteng Terkareditasi A

196
Gazali Lembah. (Foto: Syahril Hantono/ Metrosulawesi)

  • Pemda Diminta Beri Perhatian pada Sekolah Akreditasi C dan Tidak Terakreditasi

Palu, Metrosulawesi.id – Selama tahun 2019 Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN S/M) Provinsi Sulteng telah melakukan visitasi dalam rangka penilaian akreditasi terhadap 1.501 sekolah dan madrash di Sulteng. Hasilnya sebanyak sebanyak 92 persen atau 843 sekolah dan madrasah terakreditasi. Sedangkan sisanya 8 persen ataun 125 sekolah tidak terakreditasi.

Hal itu diungkapkan Kepala BAN S/M Sulteng, Gazali Lembah kepada Metrosulawesi, Kamis, 19 Desember 2019. Gazali mengatakan berdasarkan peringkat hasil akreditasi per jenjang tahun 2019, baru 11 persen atau 165 sekolah terakreditasi A, terakreditasi B 47 persen atau 704 sekolah, dan 34 persen atau 507 terakretasi C.

Visitasi dilakukan terhadap semua satuan pendidikan, dengan jumlah terbanyak pada satuan pendidikan sekolah dasar (SD), yakni 9 15 SD.

Visitasi juga dilakukan terhadap sekolah luar biasa (SLB) yang berjumlah 21 SLB. Gazali mengatakan, berdasarkan peringkat hasil akreditasi per jenjang tahun 2019, jenjang SD paling banyak terakreditasi A yakni 97 sekolah, kemudian terakreditasi B 464 sekolah, dan terakreditasi C 282 sekolah. Sementara yang tidak terakreditasi 72 sekolah.

Untuk tingkat SMA, ada 15 SMA terakreditasi A, 15  SMA terakreditasi B, dan 15 SMA terakreditasi C. Sedangkan yang tidak terakreditasi tercatat ada 6 SMA (lihat tabel).

BAN S/M Provinsi Sulteng mencatat hasil akreditasi per kabupaten dan kota tahun 2019. Hasilnya, kata Gazali, Kabupaten Banggai terbanyak sekolah yang terakreditasi yakni mencapai 238 sekolah. Sedangkan yang tidak terakreditasi hanya 11 sekolah.

‘’Di Kota Palu terdapat 115 sekolah yang terakreditasi sedangkan yang tidak terakreditasi hanya 3 sekolah,’’ ungkap Gazali.

Menurut Gazali, hasil akreditasi oleh BAN S/M Sulteng sudah diserahkan kepada pemerintah daaerah serta pihak berwenang.

‘’Kami juga menyampaikan rekomendasi kepada pemerintah daerah untuk memerhatikan terutama pada sekolah yang tidak terakreditasi dan sekolah yang terakdreditasi C,’’ kata Gazali.

Reporter: Syahril Hantono

Ayo tulis komentar cerdas