Home Ekonomi

Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Bahan Pokok Penunjang Sulit Diprediksi

197
Syamsul Saifudin. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Palu saat ini sulit memprediksi harga kebutuhan pokok jelang Natal 2019 hingga di akhir tahun mendatang.

“Hingga saat ini kami terus memantau ketersediaan jumlah bahan pokok utama dan bahan pokok penunjang yang beredar di pasaran,” ungkap Kepala Disperdagin Kota Palu, Syamsul Saifudin, kepada Metrosulawesi, Rabu, 18 Desember 2019.

Syamsul menjelaskan, hingga kini kondisi, jumlah, serta tingkat harga bahan pokok  dan bahan pokok penunjang masih stabil, masyarakat tidak perlu khawatir untuk berbelanja.

“Tapi, tidak menutup kemungkinan jika di akhir tahun atau perayanan Natal akan terjadi kenaikan harga. Hal itu disebabkan, tingkat kebutuhan masyarakat meningkat. Dan seperti  yang dijelaskan sebelumnya, bahwa faktor kurangnya persediaan bahan baku menjadi salah satu penyebabnya,” ucapnya.

Untuk itu, dirinya menegaskan akan terus melakukan pengawasan dan pemantauan di tiap pasar di Kota Palu. Syamsul juga mengimbau masyarakat untuk dapat memahami, jika nanti harga bahan pokok penunjang meningkat. 

“Kami memprediksi jumlah dan tingkat harga di pasaran sulit  dilakukan, karena kedua kategori bahan tersebut bergantung pada cuaca, terutama cabai dan tomat,” ujarnya

Selain itu, jumlah petani di Kota Palu sangat kurang, sehingga untuk memperoleh bahan pokok maupun bahan pokok penunjang, Kota Palu harus memesan dari daerah lain.

“Namun perlu diketahui, untuk jumlah bahan pokok ketersediaannya sudah dipastikan mencukupi untuk masyarakat Kota Palu. Lain halnya dengan bahan pokok penunjang, mulai jumlah hingga kenaikan harganya tidak dapat diprediksi dan sulit untuk disesuaikan dengan kondisi masyarakat,” katanya.

Jenis bahan pokok masyarakat, kata Syamsul,  meliputi beras, gula dan minyak. Sedangkan, untuk bahan pokok penunjang meliputi bawang, rica dan tomat (barito).

“Untuk kategori bahan pokok  tentunya lebih mudah untuk menyediakannya. Namun, untuk bahan pokok penunjang terbilang lebih sulit untuk memprediksi jumlah hingga tingkat harganya,” katanya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas