Home Ekonomi

BI Siapkan Rp1,56 Trilun Untuk Natal dan Tahun Baru

171
M Abdul Majid Ikram. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Kebutuhan uang kartal selama Natal dan Tahun Baru di Sulawesi Tengah dipastikan aman. Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Sulawesi Tengah menyiapkan Rp1,56 triliun untuk memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat menyambut Natal dan Tahun Baru nanti.

“Bank Indonesia telah memastikan kesiapan dan ketersediaan instrumen pembayaran baik tunai maupun non tunai menjelang Nataru (Natal dan Tahun Baru),” ungkap Kepala BI Sulawesi Tengah M Abdul Majid Ikram, Selasa 17 Desember 2019.

Dari segi pembayaran tunai, BI memperkirakan kebutuhan uang pada Desember 2019 akan mencapai RP1,56 triliun, meningkat sekitar 26,56 persen dari realisasi tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,24 triliun. Dengan estimasi tersebut, BI menjamin ketersediaan uang rupiah layak edar kepada masyarakat

Selain itu, karena adanya masa libur Natal dan Tahun Baru, pihak Bank Central juga memastikan agar perbankan menjamin ketersediaan uang layak edar melalui mesin anjungan tunai mandiri (ATM) dan layanan perbankan lainnya.

“Kita harapkan bank-bank mengisi ATM-nya untuk mengantisipasi hari-hari libur tersebut,” kata Majid di Kantornya.

Setiap menjelang hari raya, kebutuhan belanja masyarakat selalu meningkat. Hal ini pula yang memicu permintaan kebutuhan uang rupiah melonjak. Namun Kepala BI itu mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan pembelian barang secara berlebihan.

Sementara itu, dari segi pembayaran non tunai, BI juga telah mempersiapkan infrastruktur andal dan siap menunjang transaksi selama Natal dan Tahun Baru, seperti SKNBI, RTGS dan standarisasi QR yang telah diluncurkan pada Agustus lalu yang dikenal dengan sebutan QRIS.

“SKNBI saat ini telah mengakomodasi sembilan kali settlement per hari, yakni tiap satu jam sekali, dengan batas maksimum transfer dana dalam sekali pengiriman sebesar Rp1 miliar,” jelasnya.

Biaya transaksi SKNBI juga telah mengalami penyesuaian, yakni sebesar Rp3.500 per transfer. Transfer dana SKNBI bisa dilakukan melalui aplikasi mobile banking, dan sangat cocok untuk digunakan oleh masyarakat yang melakukan jual-beli barang dengan nilai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

“Untuk transaksi dengan nominal di bawah Rp2 juta, masyarakat saat ini juga bisa menikmati kemudahan transaksi menggunakan QR Code yang saat ini distandarisasi oleh BI dan disebut QRIS (Quick Response Indonesian Standard),” kata dia.

Dia menjelaskan, QRIS memungkinkan masyarakat untuk melakukan pembayaran melalui berbagai aplikasi yang dikeluarkan oleh jasa sistem pembayaran melalui satu kode QR. Saat ini telah terdapat kurang lebih 1.500 merchant atau titik transaksi yang menggunakan QRIS.

Reporter: Tahmil Burhanuddin
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas