Home Ekonomi

Jelang Nataru, Pasar Murah Tekan Lonjakan Harga

137
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulteng Richard Arnaldo Djanggola saat mengunjungi salah satu stand usai membuka kegiatan pasar murah. (Foto: Fikri Alihana/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Dalam rangka menjelang hari Natal dan Tahun Baru 2020, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalu Dinas Perindustrian dan Perdagangan mengelar kegiatan pasar murah guna menekan lonjakan harga kebutuhan pokok di beberapa pasar khususnya di Kota Palu.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulteng Richard Arnaldo dalam sambutannya mengatakan di setiap menjelang hari besar keagaman seringkali berpengaruh terhadap kenaikan harga barang kebutuhan pokok di masyarakat.

“Karena itu kegiatan ini yang dilaksanakan selama dua hari merupakan bentuk kepedulian pemerintah Sulteng untuk tekan naiknya harga barang,” katanya, Selasa (17/12/2019).

Olehnya, ia sangat berharap agar hal ini dapat dinformasikan kepada semua warga terkait keberadaan pasar murah yang diselenggaran depan Restoran Merry Glow Jalan Pattimura, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur.    

“Agar supaya warga yang kurang mampu atau yang tidak mengetahui adanya pasar murah mereka dapat langsung datang saja ke tempat ini. Harga barang terbilang cukup murah dibandingkan pasar biasanya,” ujarnya.

Ia meyakini melalui pasar murah dapat memotivasi untuk lebih meningkatkan semangat dan rasa cinta, serta bangga memakai produk dalam negeri. Menurutnya, pemerintah daerah akan terus mengevaluasi pelaksanan maupun perkembangan dari kegiatan pasar murah.

“Kami akan lakukan evaluasi terkait dengan jumlah pembeli, jenis produk/barang, dan nilai transaksi pada setiap kegiatan pasar murah. Sehingga, dinamika pasar lebih diketahui di masyarakat dan berjalan lebih efektif,” katanya.  

Richard menjelaskan pemerintah daerah sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Disamping itu, pasar murah juga dilaksanakan sudah yang ke delapan kali selama tahun 2019. Ia mengimbau kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. 

“Ini sudah menjadi program tetap pemerintah provinsi dalam rangka hari besar keagamaan yang tujuannya untuk meringankan beban warga Kota Palu dan sekitarnya terhadap barang kebutuhan pokok,” jelasnya.   

Lebih 20 distributor ikut mengambil bagian menyediakan dan menjual berbagai barang/bahan kebutuhan masyarakat melalui pasar murah. Selain distributor, pasar murah juga melibatkan beberapa dinas terkait seperti dinas peternakan, dinas perikanan, Perum Bulog Sulteng, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), Toko Tani, IKM dan UKM serta toko ritel modern.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Palu Syamsul Saifuddin mengatakan sangat sulit untuk memprediksi harga kebutuhan pokok menjelang hari Natal hingga di akhir tahun 2019.

“Hingga saat ini kami terus memantau ketersediaan jumlah bahan pokok utama dan bahan pokok penunjang yang beredar di pasaran. Tapi, tidak menutup kemungkinan jika di akhir tahun atau perayanan natal akan terjadi kenaikan harga. Hal itu disebabkan, tingkat kebutuhan masyarakat meningkat, dan seperti  yang dijelaskan sebelumnya bahwa faktor kurangnya persediaan bahan baku, menjadi salah satu penyebabnya,” ucapnya.

Untuk itu, Syamsul menegaskan akan terus melakukan pengawasan dan pemantauan di tiap pasar di Kota Palu. Dia juga mengimbau masyarakat untuk dapat memahami, jika nantinya harga bahan pokok penunjang meningkat.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas