Home Sigi

Warga Desa Bolapapu Akan Direlokasi

278
Prajurit TNI AD membantu membersihkan rumah warga yang diterjang banjir bandang di Desa Bolapapu, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawwesi Tengah. (Foto: Djunaedi/ Metrosulawesi)

  • 7 Rumah Rusak Parah, 50 Rusak Ringan, Akses Trans Kecamatan Sudah Bisa Dilalui Kendaraan

Sigi, Metrosulawesi.id – Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, berencana merelokasi warga Desa Bolupapu, Kecamatan Kulawi. Relokasi itu diutamakan warga yang berada di bantaran sungai Magila.

Penegasan merelokasi warga berdampak banjir bandang disampaikan Bupati Sigi, Moh.Irwan Lapata, S.Sos, M.Si, kepada wartawan usai melakukan peninjauan langsung ke lokasi banjir bandang di Desa Bolapapu, Jumat 13/12/2019.

‘’Harus direlokasi. Mau tidak mau harus dilakukan karena dengan kondisi begini jika tidak dilakukan,  kemungkinan kejadian serupa akan terulang kembali,’’ tegas Irwan Lapata.

Diungkapkan Irwan Lapata, bencana alam berupa banjir bandang yang melanda di Desa Bolapapu, pernah terjadi di tahun 2011.

“Kejadian ini persis seperti tahun 2011 lalu, batu besar dari pegunungan turun bersama kayu menghantam sehingga menyebabkan adanya korban jiwa. Padahal kita sudah berupaya mengantisipasi agar warga tidak melakukan penebangan liar lagi,” ungkapnya.

Personel TNI AD membersihkan dalam rumah warga yang dipenuhi lumpur akibat banjir bandang. (Foto: Djunaedi/ Metrosulawesi)

Olehnya itu, lanjut Irwan Lapata, langkah percepatan penanganan pasca bencana tersebut, pihak pemerintah melakukan relokasi terutama warga yang bermukim di bantaran sungai. Langkah tersebut  merupakan mitigasi yang sudah seharusnya dilakukan, sebab jika mengacu pada peristiwa saat ini sangat memungkinkan banjir tersebut akan kembali terulang.

Pasca banjir bandang, kondisi Dusun III, Desa Bolapapu,  yang terdampak bencana alam banjir bandang, pada Kamis 12 Desember 2019, malam, sudah mulai dibersihkan,

Pantauan Metrosulawesi.id  di lokasi bencana, Jumat 13 Desember 2019, sejak pagi hari sudah terlihat warga yang dibantu personel TNI AD, dari Korem 132/Tadulako, Kodim 1306/Donggala dan Yonif 711/Raksatama, bersama dengan Personel dari Polda Sulteng, BNPB, Satpol PP Kabupaten Sigi, serta sejumlah relawan, mulai membersihkan rumah-rumah warga yang terdampak bencana.

Sementara itu,  untuk membuka akses jalan ke Desa Bolapapu, Pemerintah Kabupaten Sigi mengerahkan dua alat berat jenis eksavator, untuk memindahkan material berupa kayu, batu dan lumpur yang menutupi jalan penghubung ke Ibu Kota Kecamatan Kulawi.

Jalan poros yang menghubungkan Kecamatan Kulawi, sekitar pukul 14.00 WITA, sudah dapat dilalui kendaraan roda empat.  Dan dua unit alat berat masih melakukan pembersihan material batu dan kayu, di sekitar rumah-rumah warga.

Tampak terlihat juga personel dari Basarnas Provinsi yang ikut memmbantu warga mengevakusi sisa barang-barang mereka yang masih bisa diselamatkan. Bahkan terlihat pula sejumlah warga yang nekad masuk ke dalam reruntuhan rumah mereka untuk mengambil  barang-barang yang masih bisa diselamatkan.

Salah seorang warga Dusun III Desa Bolapapu, Sila (56) mengatakan,  ia hanya datang ke rumah untuk mengambil barang-barang yang bisa diselamatkan.

‘’Waktu kejadian, kami hanya menyelematkan diri saja, tidak ada yang dibawa. Makanya pagi ini (Jumat,red),  mengambil barang-barang yangbisa kami selamatkan di dalam rumah,’’ ujarnya.  

Salah satu warga mendatangi rumahnya untuk mengambil barang yang bisa diselamatkan. (Foto: Djunaedi/ Metrosulawesi)

Warga Dusun III lainnya, Irham mengatakan,  saat kejadian itu memang sedang hujan lebat, jadi warga lebih memilih berdiam di dalam rumah, yang tiba-tiba air datang beserta batu.

“Awalnya bunyi gemuruh, saya kira hanya mobil truck lewat. Penasaran, saya keluar untuk melihat, ternyata  air bercampur lumpur dan kayu sudah memenuhi halamn rumah saya,” jelasnya.

Dalam bencana itu dilaporkan tujuh rumah warga rusak berat. Sebagian besar rumah warga yang rusak berat ini, berada di bantaran sungai. Sedang 50 rumah warga lainnya mengalami rusak ringan akibat  dipenuhi material lumpur.

Diberitakan sebelumnya, Sepertinyang diberitakan sebelumnya, Dusun III, Desa Bolapapu, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, diterjang bencana alam banjir bandang, pada Kamis 12 Desember 2019 malam, yang mengakibatkan dua warganya meninggala dunia.(*)

Reporter: Djunaedi

Ayo tulis komentar cerdas