Home Hukum & Kriminal

Jenazah Bharatu Saiful Dibawa ke RS Bhayangkara Palu

1974
Petugas bersernjata lengkap menjaga pintu masuk Polsek Sausu, temapt disemayamkan jenazah anggota Brimob Polda Sulteng yang tewas tertembak kelompok MIT Poso. (Foto: Zulfikar/ Metrosulawesi)

Parimo, Metrosulawesi.id – Jenazah korban penembakan kelompok MIT, saat ini dalam perjalanan menuju ke RS Bhayangkara Palu. Mobil ambulans yang membawa jenazah anggota Brimob Polda Sulteng Bharatu Saiful, yang sebelumnya disemayamkan di  Polsek Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, sekitar pukul 20.40 Wita.

Pantauan Metrosulawesi.id, di Polsek Sausu, kedatangan mobil ambulans yang membawa jenazah korban penembakan kelompok sipil bersenjata dari Desa Salumbanga,  mendapat  penjagaan ketat dari petugas. Pintu masuk dijaga petugas lengkap dengan senjata. Begitupula di sekitar Polsek, tampak petugas berjaga-jaga.

Di Polsek Sausu, jenazah Bharatu Saiful dikeluarkan dari mobil ambulan milik RS Bhayangkara Palu, dan disemayamkan di salah satu ruangan Polsek Sausu. Selang sembilan menit kemudian, jenazah diangkat dan dimasukkan ke dalam mobil ambulan milik Polres Parimo.

Mobil Ambulans milik Polres Parimo yang membawa jenazah Bharatu Saiful korban penembakan kelompok MIT Poso, menuju RS Bhayangkara Palu. (Foto: Zulfikar/ Metrosulawesi)

Tepat pukul 20.50 Wita, mobil ambulan meninggalkan Polsek Sausu dengan pengawal ketat dari petugas. Iring-iringan kendaraan yang membawa jenazah Bharatu Saiful dengan pengawalan dari Patwal Polres Parimo mendapat perhatian warga sepanjang jalan yang dilalui.

Seperti diwartakan sebelumnya,  kelompok MIT Poso  menyerang personel Ops Tinombala dan warga di Desa Salumbanga, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Jumat 13 Desember 2019.

Akibat serangan itu, seorang anggota Brimob Polda Sulteng atas nama Baratu Siful dilaporkan tewas tertembak. Selain menembak tewas anggota Brimob Polda Sulteng yang bertugas di Pos Sekat Alfa 16 Tinombala, kelompok MIT yang kabur, juga menyandera seorang warga. (*)

Reporter: Zulfikar

Ayo tulis komentar cerdas