Home Parigi Moutong

Rp2,5 Miliar untuk Tiga Kecamatan di Parimo

152
Nurhidaya Rahma. (Foto: Ist)

  • Pertanian

Parimo, Metrosulawesi.id – Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas TPHP Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Nurhidaya Rahma mengungkapkan, potensi pengembangan sektor pertanian di wilayah kecamatan Parigi Selatan, Torue dan Kecamatan Balinggi (Paristoba).

“Potensi lahan di tiga kecamatan itu hamparan padinya luas dalam satu kawasan dan tiga kecamatan tersebut masuk urutan ke 60 dalam pembangunan pedesaan prioritas nasional,” ungkap Nurhidaya selaku Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas TPHP Parimo, melalui ponselnya, Senin 9 Desember 2019.

Menurut Nurhidaya, bahwa pembentukan kawasan paristoba oleh kementrian ATR itu bekerjasama dengan Kementerian Desa, merupakan upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Parimo untuk meningkatkan swasembada beras di kawasan pedesaan di tiga wilayah kecamatan itu. 

“Sehingga dalam rangka paristoba ini, kita sudah membangun pabrik pengolahan hasil yakni Sentral Pelayanan Padi Terpadu, pada tahun 2018 di kecamatan Balinggi tepatnya di Desa Beraban, dan tahun 2019 di Kecamatan Torue yaitu di Desa Astina,” terangnya.

Nurhidayah menambahkan, bahwa paket bantuan dari Kementerian Pertanian untuk tiga wilayah kecamatan itu senilai Rp2,5 miliar, terdiri dari bangunan gedung yang di dalamnya ada vertikal drayer (Pengering Gabah), RMU ( Mesin Penggilingan Padi Double Pass), Grading Packing (kemasan beras), dan Combine Harvester (alat panen padi). 

“Alhamdulillah kita mendapat kucuran dana dari Kementan RI untuk pengembangan pertanian sebesar Rp2,5 miliar,” tuturnya.

Reporter: Zulfikar, Masruhim Parukkai
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas