Home Palu

Personel Brimob Sulteng BKO Papua Barat ‘Mudik’

274

Palu, Metrosulawesi.id – Usai melaksanakan tugas operasi Nemangkawi BKO Papua Barat, selama 99 hari. Pasukan Brimob Sulteng yang berjumlah 99 personel, secvara resmi ditarik dan dikembalikan ke Markas Brimob Polda Sulteng.

Pasukan yang dipimpin Iptu Wijiyanto,  Ps.Danki II Yon B Pelopor Satbrimob Polda Sulteng itu,  tiba di Bandar Udara Mutiara Sis Al Djufri i Palu,  Rabu 11/12/2019 pagi sekitar pukul  07.40 Wita menggunakan pesawat regular, dari bandar udara  Domine Eduard Osok Sorong.

Wakapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Pol Drs.Nurwindiyanto,M.M dan Pejabat Utama Polda Sulteng, menyambut kedatangan pasukan yang telah melaksanakan tugas Ops Nemangkawai BKO Polda Papua Barat sejak tanggal 2 September  2019 itu.

Nurwundiyanto memberikan apresiasi, penghargaan dan ucapan terima kasih, atas pengabdian dan integritas yang  ditunjukan  pasukan Brimob Polda Sulteng selama melaksanakan pengaman aksi unjuk rasa di Kabupaten Manokwari dan Kabupaten Sorong Papua Barat.

Pada kesempatan tersebut Wakapolda Sulteng membacakan amanat Kapolda Sulteng Irjen Pol Drs.Lukman Wahyu Hariyanto,M.M

“Selama melaksanakan tugas di Prov.Papua Barat waktu telah mendewasakan diri kalian serta memberikan pengalaman yang sangat berharga. Pengalaman tersebut hendaknya dapat dijadikan pembanding dan pemikiran positif untuk dijadikan sebagai bekal dalam membina dan meningkatkan kemampuan sesuai tuntutan kemajuan yang semakin kompleks,” pesan Lukman dalam sambutannya.

Sebelum kembali melaksanakan tugas pokok masing-masing Kapolda Sulteng perintahkan seluruh personil tersebut untuk melakdanakan konsolidasi.

“Periksa kembali Materil terutama senjata, amunisi serta perlengkapan lainnya. Lakukan juga pemeriksaan kesehatan personil dengan teliti,” perintah Lukman Wahyu.

“Saya selaku Kapolda Sulteng mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada personil Brimob Polda Sulteng yang telah tergabung dalam Brimob Nusantara, kalian adalah Brimob Polda Sulawesi Tengah yang Promoter,” tutup jenderal bintang dua itu. (*)

Reporter: Djunaedi

Ayo tulis komentar cerdas