Home Ekonomi

OJK Dorong Pengembangan UMKM Melalui Modal Usaha

178
Pelaku UMKM di Gebyar UMKM dan peresmian gedung PLUT-KUMKM, Jalan Soekarno-Hatta, Rabu (11/12). (Foto: Fikri Alihana/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Otoritas Jasa Keuangan mendorong penuh peningkatan dan pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) melalui pembiayaan modal usaha. Upaya ini tentunya bekerjasama dengan pemerintah daerah, kabupaten dan kota.

“Industri jasa keuangan harus terus menjadikan UMKM sebagai sektor prioritas, sehingga kontribusi UMKM semakin besar dalam mendorong kemajuan dan penguatan perekonomian maupun sampai kepada peningkatan kesejahteraan rakyat,” kata Kepala Bagian Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Sulteng, Amiruddin saat ditemui sejumlah wartawan usai menghadiri peresmian gedung PLUT-KUMKM, Rabu (11/12/2019).

Ia mengatakan pihaknya juga berusaha untuk melihat potensi ekonomi yang ada di daerah dalam hal produk. Ia mengungkapkan dari sisi perbankan saat ini otomatis lebih selektif dalam menyalurkan dana kepada nasabah.

“Kita coba bantu mereka dalam mengakses modal dari perbankan. Ini juga yang sering kita lakukan melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Namun, jika dilihat dari sisi perbankan yang pasti tidak akan lepas prinsip ketidak hati-hatian dan itu mutlak namanya,”ujarnya.

Menurutnya, selama ini banyak UMKM yang justru harus menanggung hutang bank dengan bunga bisa di atas 15 persen. Di sisi lain, banyak UMKM yang masih sulit mengakses pinjaman modal karena dinilai belum “bankable”.

“Banyak UMKM terjerat utang. Meskipun usahanya tidak berhasil tapi utangnya tetap harus dibayar. Persoalan itu, kerap menjadi ganjalan bagi UMKM untuk naik kelas,” katanya.

Jumlah tenaga kerja yang diserap UMKM mencapai 97,30% dari total angka penyerapan tenaga kerja secara nasional. Sementara kontribusi sektor UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi nasional juga sangat signifikan, dengan menyumbang 58,92% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Melihat begitu besar potensi yang ada di dalamnya, OJK menjadikan pengembangan sektor UMKM sebagai agenda besar OJK dalam membangun dan memperkuat stabilitas sistem keuangan nasional yang kontributif dan inklusif.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas