Home Banggai Laut

Astarina Raih Penghargaan Guru Inspiratif dari Kemenag

167
Astarina Rabbani. (Foto: Humas Kemenag Balut)

Balut, Metrosulawesi.id – Salah seorang guru Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al-Hikmah Panapat, Kabupaten Banggai Laut (Balut), Provinsi Sulawesi Tengah, Astarina Rabbani, meraih penghargaan sebagai guru inspiratif dari Kementerian Agama (Kemenag), melalui Kepala Biro Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK). Perolehan penghargaan itu atas dedikasi guru tersebut, dalam melahirkan generasi penerus bangsa yang berprestasi.

Kepala Kantor Kemenag Banggai Laut, melalui Kepala Seksi Pendidikan Islam, Rustam Ando, mengungkapkan, Astarina Rabbani merupakan guru MAS Al-Hikmah Balut, yang mampu mengantarkan siswanya sehingga memperoleh pretasi terbaik, dengan meraih juara I pada ajang Kompetisi Sains Madarsah (KSM) tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, tahun 2019.

“Atas prestasi itu siswa dari Balut, dapat menjadi perwakilan provinsi Sulteng untuk mengikuti KSM,  mata pelajaran Fisika pada tingkat Nasional di Manado, yang telah dilaksanakan pada tanggal 16-21 September 2019 Lalu,” kata Rustam, Senin, 9 Desember 2019.

Olehnya itu, Rustam mengucapkan terima kasih, kepada Kemenag Republik Indonesia melalui Biro GTK, melaui Direktorat GTK yang telah memberikan apresiasi kepada guru di Balut, menjadi guru inspiratif di Sulawesi Tengah.

Namun, kata Rustam, undangan pertemuan pemberian anugerah sebagai Guru Inspiratif tersebut, yang di gelar di Jakarta, pada Selasa 10 Desember 2019, tidak sempat dihadiri oleh Astarina. Sebab keterbatasan sarana trasnportasi, dan letak geografis yang sangat jauh yang harus ditempuh, sehingga guru tersebut tidak bisa hadir untuk memenuhi undangan tersebut.

“Kemarin sudah kami konfirmasi, dan rute yang harus ditempuh Astarina harus berangkat sekitar  pukul  4 sore, dan tiba di Banggai Laut jam 6 sore, selanjutnya harus menuju ke Salakan melalui Tobing di malam hari jam 7, dan harus tiba di Salakan jam 9, dan langsung menuju  Luwuk, dari Luwuk baru bisa menuju Jakarta hari ini (kemarin-red) jam 15.30, sehingga tiba di Jakarta Jam 9 malam,” kata Rustam.

Rusman mengatakan, karena keterbatasan sarana trasnportasi dan letak geografis yang jauh, sehingga Astarina sulit untuk di jangkau, maka tidak memungkinkan untuk bisa berangkat kemarin sore sampai ke Jakarta.

“Namun demikian yang bersangkutan Ibu Astarina Rabbani, S.Pd telah menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Agama RI, yang telah memberikan anugerah kepadanya sebagai Guru Inspiratif di Sulawesi Tengah,” ungkapnya. 

Kata Rustam, tentunya penghargaan itu merupakan kebahagian dan kebanggan bagi Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya Kabupaten Banggai Laut.

“Semoga pemberian anugerah inspiratif ini akan memberikan semangat bagi kami, bagi guru-guru di Indonesia pada umumnya, guru-guru di Sulawesi Tengah khususnya, lebih khusus lagi guru madrasah di Kabupaten Banggai Laut, sehingga menuju Madrasah Hebat Bermartabat,” kata Rustam.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas