Home Ekonomi

Alfamidi Diharap Rangkul Usaha Kecil di Palu

220
SAMBUTAN - Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Mohamad Hidayat Lamakarate, saat menyampaikan sambutan di acara launching kelas Alfamidi di SMKN 2 Palu, belum lama ini. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Mohamad Hidayat Lamakarate, mengharapkan, kehadiran Alfamidi di Kota Palu dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan semua barang-barang di perlukan.

“Sesuai slogan Alfamidi adalah menyediakan barang berkualitas dengan harga yang terjangkau,” kata Hidayat, di Palu belum lama ini.

Menurut Hidayat, kekhawatiran masyarakat dengan kehadiran Alfamidi, yang disebut bisa mematikan usaha-usaha kecil yang ada disekitarnya, menurutnya itu bisa dijawab.

“Saya kira kekhawatiran masyarakat bisa dijawab dengan mengeluarkan juga tanggungjawab sosialnya dari Alfamidi misalnya melalui CSR atau lain sebagainya. Saya kira dalam memberikan dukungan kepada para pemilik usaha kecil itu, bukan hanya dalam rangka memberi modal ataupun yang lain. Tetapi bisa juga memberikan mereka pelatihan tentang bagaimana cara mengelola kios-kios mereka agar bisa modern untuk di oprasikan,” ujarnya.

Sehingga, kata Hidayat, tidak ada kesan bahwa seolah-olah Alfamidi ini akan membunuh usaha-usaha kecil yang ada di sekitar Alfamidi itu berada.

“Saya dengar masalahnya itu bahwa kios-kios kecil akan mati karena kehadiran Alfamidi. Tetapi saat ini bisa dijawab sebenarnya, dengan mengajak dan menghitung berapa banyak orang tergangu dengan kehadiran Alfamidi ini, ajak mereka berkumpul berikan mereka pelatihan, tentang tata cara mengelola kios, kemudian membantu mereka jika ada hal-hal yang mereka perlukan. Bahkan jika perlu Alfamidi supply barang ke mereka,” imbuh Hidayat.

Hidayat berharap, Alfamidi dapat menjadikan kios-kios kecil ini sebagai bagian dari usaha mereka yang juga disupport oleh Alfamidi, maka pasti tidak ada yang keberatan lagi.

“Jadi ini mungkin yang perlu kita lakukan, agar supaya kegiatan yang ada di masyarakat ini berjalan baik, lancar, dan tidak ada masalah,” ungkapnya.

Hidayat mengatakan, pemerintah daerah akan terus memfasilitasi semua pihak yang ingin datang berinvestasi di Sulteng.

“Karena memang Sulteng ini bisa dibangun dengan kekuatan investasi yang masuk, dan pemerintah harus berdiri di depan menjaga semua investasi yang ada. Sehingga investasi ini bisa berkembang dan memberi ruang masyarakat, agar bisa bekerja dan kemudian bisa memberikan kesejahteraan kepada masyarakat yang ada di sekitar wilayah Sulteng,” ujarnya.

Hidayat berharap,  kebaikan dan kepedulian PT. Midi Utama Indonesia Tbk bisa ditiru oleh pihak lainnya, agar terpanggil melakukan misi tanggungjawab sosialnya, membantu percepatan recory fasilitas sosial dan fasilitas umum yang terdampak bencana di Sulteng.   

Kata Hidayat, tantangan terbesar saat ini adalah tantangan banyaknya masyarakat dan keluarga yang kemudian membutuhkan ruang bekerja. Banyak sekali permintaan di masyarakat kepada pemerintah untuk bisa menyiapkan ruang-ruang agar mereka bisa bekerja.

“Olehnya itu yang perlu dipersiapkan saat ini adalah anak didik kita yang memiliki kompetensi, kualifikasi, agar nantinya ketika mereka tamat mempunyai keahlian ataupun keterampilan, sehingga bisa bekerja di lapangan-lapangan kerja yang sebenarnya banyak tersedia,” katanya.

Reporter: Moh Fadel, Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas