Home Palu

KPU Jangan Jadi Sumber Hoax

156
Dewan Etik PFI Kota Palu, Basri Marzuki, memberikan materi dalam pelatihan peningkatan kapasitas KPU Kota Palu, di Santika Hotel, Selasa 10 Desember 2019. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu memberikan pelatihan peningkatan kapasitas kelembagaan kepada seluruh personel KPU Kota Palu di Hotel Santika Palu, Selasa 10 Desember 2019. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi semua personel KPU Kota Palu, utamanya pengetahuan dan kemampuan peserta tentang pengembangan diri, merumuskan dan menganalisa isu yang berkembang di masyarakat.

Menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Palu tahun 2020, KPU ingin memaksimalkan seluruh potensi dan sarana yang ada dalam menyebarluaskan informasi, salah satunya melalui website dan media sosial. Agar pengaplikasiannya bermanfaat, personel KPU diberikan pembekalan, salah satunya perwajahan dan foto jurnalistik.

Basri Marzuki dari Dewan Etik Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kota Palu saat memberikan materi perwajahan dan foto jurnalistik, mengajak kepada seluruh jajaran KPU Kota Palu untuk menghidari menjadi sumber hoax akibat kesengajaan maupun tidak sengaja karena tidak lengkapnya memberikan informasi.

Banyak mengulas materi tentang fotografi, Basri sharing pengetahuan tatacara mengambil dan mempublikasikan foto. “Seluruh foto jurnalistik harus dilengkapi dengan keterangan foto, dengan begitu masyarakat mengetahui maksud dari foto tersebut. Unggahan foto yang dipublikasikan berpotensi menjadi hoax bila tidak disertai dengan keterangan foto,” tutur Basri.

Wartawan senior ini juga memberikan tips agar gambar yang diambil mampu menyentuh masyarakat, salah satunya mampu menentukan angel foto, sehingga hasil jepretan kamera banar-benar memberikan pesan kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Palu, Agussalim Wahid mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi semua personel KPU Kota Palu, utamanya pengetahuan dan kemampuan peserta tentang pengembangan diri, merumuskan dan menganalisa isu yang berkembang di masyarakat.

Selanjutnya, meningkatkan pengetahun tentang tahapan–tahapan dan strategi yang harus dilakukan dilingkup KPU Kota Palu dalam rangka pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Palu tahun 2020 mendatang serta meningkatkan komitmen KPU Palu dalam meningkatkan pelayanan dan pengelolaan informasi dan dokumentasi bagi masyarakat umum, masyarakat profesional dan peserta pemilihan.

“Kapasitas sebagai kemampuan individu, organisasi atau sistem untuk menjalankan fungsi sebagaimana mestinya secara efektif, efesien dan terus menerus untuk suksesnya pelaksanaan Pilkada,” ujar Agussalim Wahid dalam sambutannya.

Agussalim menekankan, tidak ada namanya peran perorang dalam melaksanakan semua kegiatan, tapi peran semua pihak atau peran kelembagaan agar supaya bisa menciptakan pemilihan walikota dan wakil walikota yang demokratis, berintegritas dan berkualitas.

Dikatakan, untuk suksesnya pelaksanaan Pilkada perlu melibatkan semua stakeholders yang tentunya dimulai dulu dari penyelenggara, sehingga semua tahapan dapat terlaksana sesuai dengan waktu yang tersedia. Semua itu, membutuhkan peran dan koordinasi yang baik mulai dari sesama staf di internal KPU Palu, Bawaslu dan peserta pemilihan dalam hal ini pasangan calon walikota dan calon wakil walikota.

“Diharapkan, kita semua dapat menyampaikan tahapan – tahapan dan aturan – aturan pemilihan kepada para peserta pemilihan atau semua stakeholders,” harapnya.

Agussalim juga menyampaikan pentingnya suasana lingkungan kantor yang nyaman, sehingga dibutuhkan penyegaran dan peningkatan kapasitas semua personil dalam pelayanan bagi peserta pemilihan dan masyarakat, agar tumbuh kepercayaan kepada KPU Palu sebagai penyelenggara Pilkada Kota Palu tahun 2020.

Olehnya, Agussalim berharap agar sesama staf KPU Palu agar tidak saling meremehkan sesama personel. Jika ada orang yang belum paham, maka yang lain bisa memberi tahu agar semua juga bisa tahu dan paham.

“Mari kita bergandengan tangan, mari kita memperkuat kelembagaan kita, saling memberikan masukkan. Yang tidak sempurna, mari kita sempurnahkan bersama. Melalui kegiatan ini, saya mengucapkan terima kasih kepada semua teman – teman yang sudah
berbuat baik. Mari kita tingkatkan yang baik, menjadi yang terbaik,” tekannya.

Selama pelatihan, jajaran KPU Kota Palu menerima materi dari Tasrief Siara (jurnalisme dan ruang publik), DR Kasman Jaya Sa’ad (tata kelola internal dan mekanisme pengambilan keputusan), Basri Marzuki (perwajahan dan foto jurnalistik) serta DR Intam Kurnia (strategi komunikasi dalam penguatan kapasitas kelembagaan dalam kegiatan KPU Kota Palu).

Reporter: Elwin Kandabu

Ayo tulis komentar cerdas