Home Sulteng

Teliti Pilih PPIU

204
Lutfi Yunus. (Foto: Dok Metrosulawesi)

  • Delapan PPIU Terdaftar di Sulteng

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tengah, H. Lutfi Yunus, mengungkapkan, saat ini ada delapan agen perjalanan atau Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) di Sulteng, yang secara resmi terdaftar di Kemenag.

“Dari 8 PPIU tersebut, 4 di antaranya merupakan kantor pusat, yakni Annisa Sam Alamin, Babussalam Citra Mandiri, Rajawali Ashab Mandiri, dan Bina Wisata Citra Mandiri. Sedangkan 4 lainnya merupakan kantor perwakilan, yakni Al-Aqsha Jisru Dakwah, Ziar Nidaul Haramain, Pradana Grasindo Travel, dan Madinah Iman Wisata,” kata Lutfi di Palu, belum lama ini.

Kata Lutfi, bagi masyarakat yang ingin mengetahui PPIU yang terdaftar di Kemenag, dapat mengecek Sistem Informasi Manajemen Penyelenggaraan Umrah (SIMPU) di website resmi Kemenag RI.

“Kami mengimbau masyarakat yang ingin menjalankan ibadah umrah, agar teliti memilih agen perjalanan atau PPIU. Agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan calon jemaah,” tegasnya.

Lutfi menyarankan, masyarakat agar memilih yang terpercaya. Jangan mudah terpengaruh dengan iming-iming promosi, apalagi menawarkan biaya perjalanan yang murah. “Yang jelas kalau di bawah Rp20 juta itu tidak masuk akal,” kata Lutfi.

Hal itu menanggapi keputusan Kemenag RI melalui Direktorat Bina Umrah dan Haji Khusus Ditjen  PHU, yang baru-baru ini membekukan izin tiga perusahaan PPIU yang dinilai melanggar aturan perundang-undangan. Ketiga PPIU tersebut masing-masing PT Zeinta Kalimantan, PT Yasmira Wisata Utama, dan PT As Syirbani Mandiri Wisata.

Terkait keputusan Kemenag pusat, Lutfi memastikan pihaknya akan menindaklanjuti jika ada perwakilan tiga PPIU tersebut.

“Pasti kita akan ikut kebijakan pusat. Kalau ada perwakilannya di Sulteng, otomatis mereka akan di-blacklist juga cabangnya. Jelasnya, yang terdaftar di Kemenag, khususnya di Sulteng ada 8 PPIU,” ungkapnya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas