Home Sigi Penyintas Bencana di Sigi Terima Bantuan Alat Usaha

Penyintas Bencana di Sigi Terima Bantuan Alat Usaha

110
Direktur Penanganan Daerah Rawan Bencana Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, Hasman Ma’ani memberikan bantuan alat usaha secara simbolis kepada Bupati Sigi Moh Irwan. (Foto: Ariston Aporema Sorisi/ Metrosulawesi)

Sigi, Metrosulawesi.id – Sejumlah penyintas terdampak bencana di Sigi menerima bantuan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI. Bantuan yang diberikan berupa alat perbengkelan, pertukangan dan salon kecantikan.

Bantuan itu diserahkan langsung Direktur Penanganan Daerah Rawan Bencana Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) RI, Hasman Ma’ani yang diterima secara simbolis oleh Bupati Sigi Moh Irwan, S.Sos.,M.Si usai membuka pelaksanaan bimbingan teknis peningkatan kapasitas ekonomi (livelihood) masyarakat desa melalui UMKM pasca bencana di Kabupaten Sigi Tahun 2019, di aula Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sigi, Selasa, 3 Desember 2019.

Bupati Sigi, Moh Irwan menyatakan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat melalui  Kemendes PDTT RI.

“Khusus UMKM untuk bantuan pasca bencana yang diberikan kepada masyarakat, berarti ini yang di-follow up dari Kementerian Desa kemarin tentang permintaan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi terkait dengan pemulihan ekonomi pascabencana, dimana ada beberapa usaha yang mendapatkan bantuan yaitu alat perbengkelan pertukangan dan salon kecantikan. Sehingga kita bersyukur karena hal ini sangat cepat direspons oleh kementerian,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Penanganan Daerah Rawan Bencana Kemendes PDTT RI Hasman Ma’ani dalam sambutannya mengatakan, tujuan pelaksanaan bimtek ini untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan recovery livelihood mulai dari skill, mutu dan pengembangan usaha bagi para penyintas.

“Kegiatan hari ini merupakan respons kami atas nota dinas Bupati Sigi pertanggal September 2019, dimana pada tahun 2020 Kemendes mengalokasikan hal yang sama yaitu peningkatan kapasitas masyarakat ekonomi desa, khususnya pada daerah yang terdampak di penyintas. Sehingga saya berharap agar para peserta bimtek mengikuti dengan sebenar-benarnya,dan dengan antusias, dan tentu saja Kami akan mengawal terus sehingga masyarakat yang terdampak ini, benar-benar mahir sesuai dengan profesi,serta keahliannya. Dan kami akan datang di Tahun 2020 dengan rekomendasi dari Pemerintah Daerah,” ujarnya.

Reporter: Ariston Aporema Sorisi
Editor: Syamsu Rizal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here