Home Ekonomi

November, Taspen Cairkan Pensiun Rp 77,4 M

214
Imam Syari’at. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Hingga sampai dengan periode November 2019, PT Tabungan dan Asuransi Pensiun (Taspen) Cabang Palu telah menyalurkan dana pensiunan Rp77,4 miliar lebih kepada 29.953 peserta di Sulawesi Tengah.

Hal ini disampaikan langsung Kepala PT Taspen Cabang Palu, Imam Syari’at saat ditemui Metrosulawesi di kantornya Jalan Prof.Moh Yammin, Senin (2/12/2019).

Diungkapkannya, daerah terbanyak penyaluran dana pensiun ialah Kota Palu kurang lebih sekitar 8.570 orang.

“Sedangkan, dana pensiun di semester l 2019 jumlahnya Rp75,9 miliar atau dengan jumlah pensiun 29.576 orang,” ungkapnya.

Sementara itu, lanjut dia, untuk digitalisasi pembayaran pensiun per November 2019 yang sudah tercapai adalah sebesar 70% atau melebihi target yang ditentukan oleh pusat sebesar 50%.

sudah sesuai yang di tentukan oleh kantor pusat, bahkan sampai melebihi. Untuk sisanya akan menjadi target tahun 2020,” katanya.

Ia menambahkan ada banyak program yang ditawarkan PT Taspen Cabang Palu kepada pensiunan dan pra pensiun. Diantaranya, Program pensiun bulanan yaitu gaji yang diterima setelah ASN memasuki usia pensiun.

Kemudian, program Tabungan Hari Tua (THT) atau yang biasanya dikenal sebagai dana pesangon untuk ASN. Selanjutnya, Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) manfaat berupa uang tunai dan/atau pelayanan kesehatan yang diberikan pada saat peserta mengalami kecelakaan kerja atau penyakit yang disebabkan oleh lingkungan kerja.

Adapula program Jaminan Kematian (JKM) adalah perlindungan atas risiko kematian bukan akibat kecelakaan kerja dan bukan karena dinas khusus. Manfaat Program JKM, diberikan kepada ahli waris dari peserta yang meninggal dunia biasa dalam status dinas aktif, terdiri atas ,Santunan Kematian Sekaligus (SKS) dan Uang Duka Wafat (UDW).

“Taspen juga menyiapkan pembekalan bagi ASN yang akan purna tugas dengan pelatihan wirausaha pintar agar ASN tersebut dapat lebih aktif pada masa pensiunnya,” tuturnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas