Home Donggala

Panitia Cuek, Pansus Pilkades Merasa Dilecehkan

250
Agenda rapat Pansus terkait kisruh pilkades yang dilakukan Kamis 28 November 2019 tidak dihadiri oleh pihak panitia kabupaten. (Foto: Tamsyir Ramli/ Metrosulawesi)

Donggala, Metrosulawesi.id – Agenda rapat Panitia Khusus I (Pansus) terkait kisruh pilkades yang dilakukan Kamis 28 November 2019 tidak dihadiri oleh pihak panitia kabupaten (BPMD).

“Ini namanya pelecehan kepada lembaga DPRD, terutama pada pansus, tidak ada hadir BPMD dengan Kabag Hukum,” kata Ketua Pansus I Saiful.M. Lamboka.

Dijelaskan Saiful, rapat pansus seharusnya digelar pada pukul 10.00 WITA. Namun, hingga waktu sore hari Dinas PMD, Kabag Hukum, dan panitia Pilkades Kabupaten tidak mengindahkan undangan pansus.

Tempat yang sama anggota Pansus I Erlansyah mengatakan bahwa Pansus I sudah menerima surat tanggapan dari Bupati Donggala melalui Wakil Bupati Donggala Moh Yasin.

Surat yang ditujukan kepada ketua DPRD Donggala itu kata Erlan secara garis besar menyatakan panitia kabupaten belum bersedia menghadiri undangan Pansus karena proses pilkades serentak sedang berjalan.

“Saya kira surat tanggapan dari Bupati Donggala ini bisa menjadi bahan untuk dilaporkan oleh Pansus ke dalam paripurna. Surat tanggapan ini sudah jelas tinggal kita komunikasikan dengan pimpinan,” usul Erlan.

Berbeda dengan Erlan, Sekretaris Pansus I Burhanuddin dari Fraksi PKB mendesak ketua Pansus I agar menghubungi kembali panitia Pilkades kabupaten. Menurut Burhanuddin masih ada tahapan lain yang penting untuk disampaikan oleh panitia ke Pansus I.

“Ada beberapa hal yang harus saya tanggapi dari surat bupati tersebut. Kita di Pansus ini tidak ada niat melakukan intervensi. Pansus ini terbentuk karena aspirasi dari masyarakat yang merasa dirugikan oleh panitia Pilkades kabupaten,” ujar Burhanuddin.

Diketahui Pansus I diberi waktu untuk bekerja selama tiga hari terhitung sejak hari Rabu 27 November 2019 sampai hari Jumat 30 November 2019. Dan akan melaporkan hasil kerja Pansus I pada hari Senin 2 Desember 2019.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas