Home Palu Dana Stimulan dari Pusat Sudah Masuk Rp. 800 Miliar

Dana Stimulan dari Pusat Sudah Masuk Rp. 800 Miliar

93
HADIR ACARA - Wali Kota Palu, Drs. Hidayat, M.Si., menghadiri acara silaturahmi Pemerintah Kota Palu bersama masyarakat Kecamatan Tawaeli di Kelurahan Baiya, Rabu malam, 20 November 2019. (Foto: Humaspemkot)

Palu, Metrosulawesi.id – Wali Kota Palu, Drs. Hidayat, M.Si., menghadiri acara silaturahmi Pemerintah Kota Palu bersama masyarakat Kecamatan Tawaeli di Kelurahan Baiya, Rabu malam, 20 November 2019.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kadir, serta masyarakat Tawaeli yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Ini sudah lama direncanakan, namun Alhamdulillah, baru terlaksana saat ini, karena kemarin selama 30 hari kami sedang mengasistensi langsung Rencana Anggaran Tahun 2020,” ujar Wali Kota Palu, Hidayat.

Menurutnya, visi misi pembangunan Kota Palu 2016-2021 yakni “Palu Kota Jasa, Berbudaya dan Beradat, Dilandasi Iman dan Taqwa” terinspirasi dari perkataan Presiden RI pertama, Soekarno saat berkunjung ke Kota Palu.

“Dimana saat itu Bapak Soekarno, yang lebih dikenal dengan Bung Karno menyatakan bahwa Kota Palu dilihat dari udara seperti rangkaian mutiara di khatulistiwa,” katanya.

“Itulah perkataan Bung Karno yang kita maknai, sehingga menjadi visi misi pembangunan Kota Palu saat ini,” lanjut Wali kota.

Wali Kota, Hidayat, mengatakan, rangkaian kehidupan masyarakat Kaili menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, kekeluargaan, dan kegotongroyongan. Ketiga nilai itu, kata dia, telah hilang, sehingga rawan terjadi perkelahian antar kelurahan beberapa tahun lalu.

“Olehnya kami ingin menumbuhkan kembali nilai-nilai tersebut di tengah-tengah kehidupan masyarakat, dan membentuk lembaga-lembaga adat di setiap kelurahan untuk menjaga ketiga nilai itu,” jelasnya.

Wali Kota, Hidayat menginginkan, agar masyarakat menjaga ketentraman, kedamaian, bahkan keamanan menghadapi pesta demokrasi Pilkada tahun 2020.

“Jangan sampai kehidupan kita yang sudah mulai aman, tentram, dan damai justru hilang karena Pilkada mendatang,” imbaunya.

Selain itu, Wali Kota, Hidayat, juga menyampaikan beberapa hal terkait perkembangan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana gempa, tsunami, dan likuefaksi yang terjadi 28 September 2018 silam.

Kata dia, saat ini sudah ada dana stimulan yang diberikan pemerintah pusat sekitar berjumlah Rp. 800 miliar lebih. Dana tersebut, kata dia, segera didistribusikan kepada masyarakat yang rumahnya rusak berat, rusak sedang, maupun rusak ringan.

Namun, Wali Kota, Hidayat mengatakan, ada sedikit kendala, terutama terkait data penerima bantuan tersebut, dimana BPBD Kota Palu dianggap tidak menggunakan data yang sudah dikumpul sejak awal, sehingga ada data yang cacat sekitar 8.000 lebih yang belum masuk sebagai penerima dana stimulan.

“Maka dari itu, kemarin saya langsung pecat Kepala Bidang BPBD yang mengurusi itu. Bayangkan saja, ada 8.000 lebih data belum masuk,” katanya.

Wali Kota, Hidayat juga memohon agar para lurah memastikan kepemilikan bangunan warganya.

“Jangan sampai ada pungut-pungutan dalam membuat SKPT-nya, dan segera lengkapi surat-suratnya. Jika sudah, segera berkoordinasi dengan BPN,” tegasnya.

“Saya minta diproses segera, dan para lurah dan camat fokus disitu, usahakan bagaimana caranya,” tegasnya.

Reporter: Yusuf Bj

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here