Home Sulteng 2020, Bisa Cetak Sendiri E-KTP

2020, Bisa Cetak Sendiri E-KTP

480
Abd Haris Yotolembah. (Foto: Dok Metrosulawesi)
  • Pemprov Sulteng Akan Beli Satu Unit ADM

Palu, Metrosulawesi.id – Kementerian Dalam Negeri melalui Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) membuat terobosan dengan menghadirkan mesin pencetak dokumen kependudukan bernama Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM).

ADM tersebut sudah diperkenalkan Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh, pekan lalu. Wujud ADM mirip mesin ATM yang fungsinya untuk mencetak Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP).

Untuk Sulteng, rencananya Pemprov melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) tahap awal akan membeli satu unit ADM. Dengan begitu, masyarakat nantinya akan bisa mencetak sendiri E-KTP yang tentunya dengan ketentuan tertentu.

“Minggu depan kami diundang pak Dirjen Dukcapil Kemendagri untuk menyaksikan demi mesin pencetak E-KTP di Jakarta,” ungkap Haris, Rabu, 21 November 2019.

Dilansir dari berbabagai media online nasional, ADM merupakan tempat layanan masyarakat untuk mencetak dokumen kependudukan sperti E-KTP, KIA, akta lahir, KK, atau akta kematian.

Perlu diketahui, masyarakat yang ingin mencetak dokumen kependudukan dengan mesin ini harus terlebih dahulu datang ke Disdukcapil untuk mendaftar atau meminta akses ADM. Setelah persyaratan yang dibutuhkan dipenuhi, masyarakat akan mendapatkan PIN melalui SMS dan QR Code melalui email.

Dengan PIN dan QR Code itulah bisa mencetak sendiri dokumen kependudukan yang dibutuhkan. Kemendagri sendiri tidak mewajibkan tiap daerah punya alat ini, hanya disediakan bagi Pemda yang memesan saja.

Haris mengatakan kemungkinan mesin ADM nantinya akan ditempatkan di Kota Palu, yang direncanakan di Kantor Disdukcapil setempat. Tujuannya agar masyarakat yang ingin menggunakan mesin bisa didampingi petugas.

“Kalau awal-awal ini harus didampingi biar mesinnya tidak rusak, sayang kalau sampai rusak,” ucapnya.

Kota Palu dipilih sebagai tempat penyediaan ADM karena didukung akses jaringan yang cukup baik dibanding kabupaten. Sebab ADM tidak akan berfungsi dengan baik apabila tidak ditunjang jaringan internat yang normal.

Sebelum mendatangkan mesin ADM, Disdukcapil dikatakan Haris harus terlebih dahulu menyiapkan sumber daya manusia yang bisa bertanggung jawab terhadap operasional mesin ADM.

“Intinya kita harus pastikan betul dulu SDM siap untuk mengoperasikan mesinnya dan untuk memberikan bimbingan kepada masyarakat yang ingin menggunakan,” tandas Haris.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here