Home Sulteng

Jadup Tahap Akhir Terkendala Data

703
Ridwan Mumu. (Foto: Michael Simanjuntak/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulteng, H Ridwan Mumu, mengungkapkan bantuan Jaminan hidup (Jadup) tahap akhir untuk korban bencana di Palu, Sigi, dan Donggala belum bisa cair karena masih terkendala data.

“Hari ini (kemarin) saya rapat bersama Kadis Sosial Sigi dan Donggala membahas Jadup ingin menyinkroninasikan data penerima,” ungkap Ridwan, Rabu, 13 November 2019.

Ridwan mengatakan data penerima yang masih harus disinkronisasikan yaitu Kota Palu dan Sigi. Sinkronisasikan yang dilakukan menyamakan data di lapangan dan data yang direkomendasikan Dinsos Provinsi Sulteng ke kementerian.

“Yang bermasalah sekarang data Palu dan Sigi, belum klop antara data lapangan dengan kami dan pusat,” ucapnya.

Mantan Kepala Biro Humas dan Protokol Setdaprov Sulteng itu menuturkan apabila data telah sinkron akan langsung dibawa ke kementerian. Rencananya, data paling lambat akan dibawa pada 18 November mendatang.

“Tapi kalau untuk pencairan belum bisa saya pastikan, masyarakat silakan cek saja ke bank,” tandas Ridwan.

Sebelumnya, Ridwan mengungkapkan pemerintah pusat memberikan tenggat waktu kepada Pemkot Palu, Pemkab Sigi, dan Donggala (Pasigala) untuk menuntaskan finalisasi data penerima bantuan pengungsi korban bencana Oktober 2019. Saat itu, data penerima Jadup yang bermasalah sisa Donggala.

“Harus bisa selesai datanya, itu tanggung jawab Pemerintah Kota Palu, Pemerintah Kabupaten Sigi, dan Pemerintah Kabupaten Donggala. Kalau data sudah final langsung saya teruskan ke kementerian,” ungkap Ridwan di Palu, Senin, 7 Oktober 2019.

Dia mengatakan Pemkab Donggala harus bekerja ekstra untuk memfinalkan data penerima Jadup. Itu karena dari total 7.295 KK penerima Jadup, baru 2.290 KK yang valid sebagai penerima tahap pertama. Sementara sisanya 5.005 KK belum terverifikasi karena jumlah jiwa belum valid.

Untuk Kota Palu dan Sigi dikatakan sudah mulai diproses karena data yang diberikan telah terverifikasi. Untuk Sigi tercatat yang akan menerima Jadup tahap dua sebanyak 4.584 jiwa sementara Kota Palu sebanyak 8.407 jiwa.

Menurut Ridwan, apabila hingga batas tenggat yang diberikan pemerintah pusat tidak bisa disanggupi, dana Jadup akan ditarik. Hal ini disebabkan dana Jadup berasal dari bantuan pihak luar. Ridwan juga mengharapkan peran aktif masyarakat agar mendatangi Dinas Sosial sesuai wilayah masing-masing. Demikian pula pihak Dinsos kabupaten/kota harus bisa segera menyelesaikan finalisasi data.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

1 COMMENT

  1. berharap supaya KPK mengawal aliran dana JADUP PASIGALA ,krn sdh hampir dua tahun,JADUP “JAMINAN HIDUP” Baru sekali diterima.. sisax kmana….? apa di DEPOSITKAN…?

Ayo tulis komentar cerdas