Home Palu Kepsek: Tidak Ada Pencabulan

Kepsek: Tidak Ada Pencabulan

163
Harlina. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)
  • Soal Video Siswa SMPN 14 yang Viral di Medsos

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala SMP Negeri 14 Palu, Harlina, mengklarifikasi soal kenakalan yang dilakukan oleh beberapa siswanya dan siswa lainya dalam video yang sempat viral di media sosial belum lama ini.

“Di dalam video itu bukan hanya siswa saya saja, tetapi ada juga siswa dari SMP lain, dan bahkan STM juga ada,” tegas Harlina di Palu, Sabtu, 19 Oktober 2019.

Harlina mengatakan, sesuai hasil interogasi yang pihaknya lakukan bersama Babinsa, pihak kepolisian, Komite Sekolah, dan orang tua siswa, sebenarnya kronologi kejadiannya telah lama terjadi, sekitar dua bulan lalu, saat kegiatan lomba futsal.

“Kronologinya itu, bahwa beberapa anak ini ketika pulang sekolah kumpul di rumah temannya yang beralamat di Jalan Lagarutu, kemudian datanglah seorang siswi bersama dengan temannya. Setelah siswi itu duduk, ada temannya merekam gambar, nah terjadilah video rekaman itu, seolah-olah siswi tersebut dicabuli, tetapi ternyata itu hanya candaan mereka dengan menutup muka, karena setelah video itu mereka sudah ketawa-ketawa, dan tidak ada lagi kejadian lainnya,” jelas Harlina.

Harlina mengatakan, setelah membuat video itu mereka langsung pergi menonton futsal.

“Jadi sebenarnya tidak ada kejadian yang aneh. Saya punya siswa ini hanya ikut-ikutan saja, itupun yang pakai baju seragam sekolah kami itu telah di keluarkan dari sekolah karena kasus pencurian dap air. Jumlah siswa saya yang terlibat di video itu sebanyak tiga orang, ,” ujarnya.

Namun Harlina mengatakan, siswa yang melakukan pencurian dap air itu, menurut polisi  adalah korban.

“Sehingga kami tidak jadi mengeluarkan siswa tersebut, sebab sudah kelas III juga, pihak kepolisian juga memberikan apresiasi kepada SMPN 14 Palu,” katanya.  

“Namun anak itu diberikan sanksi pembinaan dengan diawasi selama satu bulan. Sebab namanya ini sudah di daftar dalam kelas ujian. Sementara untuk rekaman video ini juga sudah  ditangani oleh pihak kepolisian. Jadi klarifikasi kami, tidak ada pencabulan yang dilakukan oleh anak-anak itu,” katanya.

Bahkan kata Harlina, anak didiknya dibawa oleh Babinsa untuk dimintai keterangan.

“Dan telah di atur damai. Yang jelas tidak ada terjadi pencabulan apapun, hanya saja yang diviralkan itu seolah-olah ada pemerkosaan, padahal tidak ada, para siswa itu hanya ketawa-ketawa,” katanya.

“Hanya saja yang diberikan sanksi oleh Babinsa adalah orang yang merekam, karena yang melakukan video itu adalah orang luar  dan anak-anak yang tidak sekolah,” ujarnya.

Hal itu, kata Harlina, adalah kewenangan pihak kepolisian untuk menangkap perekam video itu dan mempostingnya di media sosial.

“Saya juga sudah laporkan ke Kepala Disdikbud Palu, bahwa rekaman itu tidak ada kejadian pemerkosaan dan atau apapun, itu hanya sekedar main-main mereka. Pihak dari perempuan juga tidak mempermasalahkan hal ini. Yang jadi persoalan adalah pelaku perekam video itu sementara dicari oleh Babinsa,” ungkapnya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here