Home Parigi Moutong Demi Perkuat Silaturahmi, Danton Makan Sirih

Demi Perkuat Silaturahmi, Danton Makan Sirih

73
Komandan Peleton (Danton) Satgas TMMD 106, Letnan Dua (Letda) Infanteri Sujito dengan mencoba makan sirih bersama seorang warga. (Foto: Ist)
  • Satgas TMMD 106 Kodim 1306/Donggala

Parimo, Metrosulawesi.id – Tugas prajurit TNI dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106 Kodim 1306/Donggala tidak hanya menuntaskan program fisik maupun non fisik yang telah dicanangkan. Selain itu, satuan tugas (satgas) TMMD ini juga dituntut bisa berbaur dengan masyarakat baik dari segi tradisi, sosial dan budaya setempat.

Banyak cara yang bisa dilakukan para prajurit TNI untuk mendekatkan diri dengan warga setempat. Terlebih saat mengisi waktu senggangnya usai melaksanakan program TMMD. Salah satunya dengan mencoba merasakan atau menikmati kuliner maupun kebiasaan warga yang sudah turun temurun.

Seperti yang dilakukan Komandan Peleton (Danton) Satgas TMMD 106, Letnan Dua (Letda) Infanteri Sujito dengan mencoba makan sirih bersama Ulika, salah seorang tokoh perempuan di Desa Ogoalas. Meski baru kali ini mencicipinya, namun Sujito mengaku turut menikmati sirih yang disajikan oleh perempuan yang telah cukup umur itu.

“Bagi saya, ini pengalaman berharga bisa turut mencoba merasakan kebiasaan warga. Meski baru mencoba tapi saya ikut menikmatinya,’’ujarnya.

Bagi Sujito, menikmati buah sirih di sela-sela kesibukannya mengkoordinir satgas TMMD tak sekadar untuk mempelajari tradisi warga setempat yang percaya kalau tradisi itu adalah cara untuk merawat agar gigi tetap kuat dan putih.

Lebih dari itu, tujuannya yakni untuk memperkuat tali silaturahmi dengan warga. Waktu satu bulan baginya diakui tidaklah cukup untuk membangun hubungan emosional dengan warga yang memiliki kultur berbeda.

Sedangkan bagi Ulika, kehadiran perwira TNI tersebut untuk turut mencicipi buah sirih sajiannya merupakan sebuah kehormatan. Apalagi menurutnya,keberadaan raturan anggota TNI di desanya yang bertugas untuk membangun daerah merupakan moment langka dan menjadi kebanggan tersendiri. Bagi sebagian masyarakat khususnya yang tinggal di pedalaman, makan sirih merupakan salah satu tradisi untuk merawat mulut dan gigi. Buah yang biasanya digunakan sebagai bagian pelengkap saat pesta pernikahan ini dipercaya memiliki banyak khasiat untuk kesehatan.

Reporter: Djunaedi
Editor: Syamsu Rizal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here