Home Palu Tenaga Medis Diimbau Santun Layani Pasien

Tenaga Medis Diimbau Santun Layani Pasien

31
PANTAU FASILITAS - Menteri Kesehatan, dr Nila F. Moeloek, didampingi Wakil Gubernur Sulteng, Rusli Dg. Palabbi, Kepala Dinas Kesehatan, dr Reny A Lamadjido, dan pejabat terkait memantau fasilitas Undata Medical Centre di Palu, Kamis, 10 Oktober 2019. (Foto: Humas)

Palu, Metrosulawesi.id – Menteri Kesehatan (Menkes) RI, dr Nila F. Moeloek, mengimbau tenaga medis santun dalam melayani pasien di rumah sakit. Hal ini disampaikan saat meresmikan Undata Medical Centre di Palu, Kamis, 10 Oktober 2019.

“Berikanlah pelayanan yang sebaik-baiknya, sesantun-santunya, dan murah senyum. Katanya senyum saja bisa memberikan kesembuhan, kan alhamdulillah tidak perlu obat lagi,” ujar Menkes.

Dia mengatakan pelayanan terhadap pasien harus maksimal, termasuk bagi pasien pengguna BPJS Kesehatan. Manajemen rumah sakit juga perlu meningkatkan kualitas SDM tenaga medisnya.

Selain itu, rumah sakit perlu berinovasi agar bisa memaksimalkan setiap potensi yang ada demi pelayanan terbaik. Tentunya kata Nila inovasi yang dimaksud kearah positif, bukan negatif.

“Kita dijaga dan dikawal KPK, tetapi tetap bisa berinovasi, tentunya inovasi yang positif,” ucapnya.

Menkes secara khsusus mengunjungi Palu guna meresmikan Undata Medical Centre yang terletak di bagian belakang area RSUD Undata, tepatnya di depan SMAN Model Terpadu Madani. Diharapkannya dengan dioperasikannya gedung baru Undata tersebut akan semakin meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Undata Medical Centre terdiri atas gedung A dan B dengan empat lantai yang di dalamnya tersedia sebanyak 98 tempat tidur rawat inap, ICU dan lainnya. Nantinya unggulan Undata Medical Centre yakni pelayanan angiografi (pemeriksaan jantung). Pelayanan angiografi di pusatkan di gedung B bersamaan dengan ruang pelayanan bedah.

Hanya saja untuk sementara waktu ini pelayanan angiografi masih terbatas karena jumlah alat yang masih sedikit. Namun untuk ruangan dipastikan sangat mencukupi untuk pelayanan tersebut.

Selain soal keterbatasan alat, rumah sakit milik Pemprov Sulteng ini juga masih harus menyekolahkan dokter spesialis jantung untuk mendukung kualitas pelayanan. Menkes menyampaikan kekaguman setelah melihat gedung baru Undata Medical Centre berdiri kokoh dan megah. Kekaguman itu disampaikan karena penyelesaian pembangunan dituntaskan di tengah pemulihan Sulteng pasca terdampak bencana pada 28 September 2018.

“Saya minta gedung yang indah ini harus dijaga dengan baik, khususnya kebersihanya harus jadi nomor satu,” pungkas Menkes.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here