Home Parigi Moutong Selain Perang, Tentara Bisa Jadi Guru di Sekolah

Selain Perang, Tentara Bisa Jadi Guru di Sekolah

56
Personil TNI AD, yang tergabung dalam Satgas TMMD Ke-106 Kodim 1306 Donggala, saat mengajar di SD Inpres 3 Desa Lombok,Dusun II Desa Ogoalas. (Foto: Dok. Satgas TMMD 106 Kodim 1306/ Donggala)

Parimo, Metrosulawesi.id – Kehadiran satuan tugas TNI Manunggal Membangun  Desa (satgas TMMD) ke-106 di Desa Ogoalas,Kecamatan Tinombo tak hanya membantu meningkatkan kesejahteraan warga yang masuk dalam kategori tertinggal. Lebih dari itu, satgas yang dikomandoi Kodim 1306/Donggala ini mengemban misi khusus mengentaskan buta aksara di desa tersebut.

Salah satu program andalan TMMD ke-106 Kodim 1306/Donggala tersebut adalah Tinombo Belajar. Sasarannya adalah anak-anak buta huruf dan putus sekolah karena himpitan ekonomi. Program tersebut sudah berjalan sejak beberapa hari lalu dan salah satunya di SD Inpres 3 Desa Lombok,Dusun II Desa Ogoalas. Anggota satgas yang ditugaskan untuk tugas mulia tersebut adalah Sersan Dua (Serda) Abdul Zaid. Bintara tersebut dipilih karena dinilai cakap khususnya dalam menguasai bahasa daerah setempat.

Bukan hal yang mudah tentunya bagi Abdul Zaid. Namun pengabdiannya selama sebulan ini diharapkan jadi mata air bagi kehidupan anak-anak Desa Ogoalas yang sekian lama tak bisa mengenyam pendidikan karena ketiadaan biaya.

“insya Allah kami akan membantu anak-anak disini agar mereka juga bisa tahu membaca. Ini tentunya menjadi modal awal untuk menggapai masa depannya kelak,’’ ujar Zaid.

Metode belajarnya pun berbeda dengan sekolah pada umumnya. Zaid mengajari anak-anak tersebut dengan memasang dinding

Diakui, salah satu yang menjadi kendala utama dalam proses belajar tersebut adalah bahasa. Anak-anak di desa tersebut, umumnya tidak bisa berbahasa Indonesia dengan lancar. Bahkan ada yang belum tahu berbahasa Indonesia. Namun Zaid akan berupaya maksimal dengan pengalaman dan kemampuan yang dimilikinya. Menurutnya, tugas tersebut merupakan bagian dari kontribusi bukan hanya untuk warga tapi untuk bangsa Indonesia.

Komandan Kodim 1306/Donggala Kolonel Inf Widya Prasetyo beberapa waktu lalu memang menekankan kalau salah satu program utamanya adalah Tinombo Belajar. Program itu diharapkan bisa membantu pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam mengentaskan buta huruf khususnya di Kecamatan Tinombo. Diakui, tiga desa yang menjadi sasaran TMMD kali ini memang masih memiliki banyak warga yang mengalami buta aksara.

“Makanya kami termotivasi untuk membantu pemerintah lewat program ini. Kami berharap program ini setidaknya bisa membantu pemerintah daerah ini. Sekaligus membantu warga di Desa tersebut yang masuk dalam kategori terpencil ,’’ jelas Dandim.

Reporter: Djunaedi
Editor: Syamsu Rizal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here