Home Hukum & Kriminal Pesta Sabu Milik Tahanan Lapas, Kurir Diringkus, Oknum Lapas Kabur

Pesta Sabu Milik Tahanan Lapas, Kurir Diringkus, Oknum Lapas Kabur

299
Waka Polres Tolitoli,. Kompol Asjik, memberikan keterangan pada wak media saat jumpa pers kasus narkoba di Polres Tolitoli. (Foto: Ist/ Polres Tolitoli)

Tolitoli, Metrosulawesi.id – Satuan Reserse Narkoba Polres Tolitoli menangkap tersangka M. Nasir  dalam pengrebekan di salah satu kompleks perumahan di Kelurahan Nalu, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, Kamis 19 September 2019. Satu tersangka, Irsad, oknum pegawai Lapas Kelas II/B Tolitoli  berhasil kabur.

Dalam pengrebekan itu, petugas mengamankan barang bukti dari tangan tersangka Nasir, berupa sabu-sabu seberat kurang lebih 600 gram yang dikemas dalam lima paket. Menariknya, rekan Nasir yakni Irsad oknum pegawai Lapas Tolitoli, berhasil kabur tanpa menggunakan busana. Saat ini petugas masih melakukan pengejaran terhadap tersangka Irsad.

Wakapolres Tolitoli,  Kompol MN Asjik, saat jumpa pers dengan awak media, Jumat 20 September 2019,  menyebutkan, pengrebekan petugas Satnarkoba dibawah pimpinan Kanitnya, Iptu Kinsale, meringkus tersangka Nasir. Sedang barang bukti ditemukan di dalam lemari dan sejumlah tempat di dalam rumah,.

‘’Barang bukjti terutama narkoba jenis sabu-sabu setelah ditimbang, beratnya mencapai kurang lebih 600 gram. Tersangka dan barang buktinya langsung digiring ke Polres,’’ jelas Asjik, sembari mengakui salah satu tersangka berhasil kabur dari sergapan petugas.

Dari hasil penyidikan sementara, kata Asjik, tersangka Nasir memperoleh narkoba jenis sabu-sabu dari salah satu tahanan di dalam Lapas Kelas II/B Tolitoli.

‘’Pengakuan awal tersangka barang yang ditemukan petugas merupakan milik salah satu tahanan di lapas. Rencananya sabu-sabu itu diberikan kepada oknum pegawai lapas dengan iming-iming diberikan upah,’’ ungkap Asjik.

Sementara itu, Metrosulawesi.id, memperoleh informasi, tersangka Nasir berperan sebagai kurir narkoba. Saat diinterogasi petugas, tersangka mengaku saat berada di Kota Palu, mendapat telepon dari salah satu tahanan lapas unrtuk mengambil paket yang berisikan sabu-sabu untuk dibawa ke Tolitoli. Arahan yang diterima tersangka paket yang dibawa dari Palu untuk diserahkan kepada Irsad, oknum pegawai Lapas Tolitoli, di salah satu komplek BTN di Kelurahan Nalu.

Diduga,  Nasir dan Irsad sebelum menyerahkan titopan paket, keduanya berpesta narkoba. Saat berpesta sabu-sabu itulah, petugas datang mengrebek. Nasir berhasil diringkus, sedang  Irsad berhasil kabur.

‘’Yang jelas, terhadap tersangka oknum pegawai Lapas Tolitoli, tetap diburu petugas kami,’’ tandas Asjik sembari menambahkan tersangka Nasir  dikenakan 112 ayat 2 UU nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dapat dipidana 4 – 12 Tahun penjara.(*)

Reporter: Aco Amir

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here