Home Hukum & Kriminal Penikam H. Marszuki Warga Tondo Ditangkap

Penikam H. Marszuki Warga Tondo Ditangkap

103
Pelaku NA penikaman warga Kelurahan Tondo, Kota Palu, ditangkap petugas Polres Palu. (Foto: Djunaedi/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Tak butuh lama bagi Tim Opsnal Polres Palu untuk menangkap pelaku  penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam, yang menewaskan nyawa korban Hi. Marszuki (49), warga  Kelurahan Tondo, Kota Palu, Sulawesi Tengah. Pelaku NA alias A (19) ditangkap di wilayah Kabupaten Parigi Moutong.

Waka Polres Palu, Kompol Basrum Sychbutuh, SH, mengatakan tersangka NA, ditangkap petugas di Desa Tada Selatan, Kecamatan Tinambo, Kabupaten Parigi Moutong, Rabu 18 September 2019, malam, tepatnya pukul 20.30 Wita.

‘’Pelaku sempat melarikan diri ke berbagai tempat setelah melakukan aksinya. Pelaku berpindah-pindah lokasi karena merasa tidak aman dari kejaran petugas,’’ ujar Basrum Sychbutuh kepada sejumlah awak media saat jumpa pers di Polres Palu, Jumat 20 September 2019, siang.

Setelah beberapa hari pengejaran, petugas yang tergabung dalam Tim Opsnal Polres Palu, Polisi mendapatkan informasi pelaku berada di Kabupaten Parigi Moutong. Alhasil, petugas meringkus tersangka NA di Desa Tada Selatan, Kecamatan Tinombo.

‘’Selain tersangka NA, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa sebilah pisau bertuliskan rian, satu unit HP merek Oppo F9 warna biru, sepasang sendal merek  Anfortic warna hitam merah dan satu buah Simcard telkomsel,”urai  Nasrun Sychbutuh.

Atas perbuatannya, Basrun Sychbutuh menjelaskan, tersangka NA  dijerat dengan Pasal 338 KUHP, Sub Pasal 354 Ayat 2, Sub Pasal 351 Ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara karena telah menghilangkan nyawa seseorang.

Seperti diwartakan sebelumnya, Hi. Marszuki (49 thn), warga Jalan Re Martadinata, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, tewas ditusuk orang tidak dikenal, pada Selasa , 17 September 2019, dini hari.

Korban sempat mendapat penanganan tim medis di salah satu rumah sakit di Kota Palu. Karena luka parah dan banyak mengeluarkan darah, korban akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 02.37 Wita. (*)

Reporter: Djunaedi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here