Home Palu Masih 1.250 KK Tak Terdaftar

Masih 1.250 KK Tak Terdaftar

75
UNJUK RASA - Warga Kelurahan Palupi saat datangi kantor Dinsos Kota Palu mempertanyakan data data penerima dana Jaminan Hidup (Jadup), Kamis, 19 September 2019. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)
  • Warga Palupi Desak Pemkot Data Ulang Penerima Jadup

Palu, Metrosulawesi.id – Ratusan korban gempa di Kelurahan Palupi, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Sulawesi Tengah didampingi Pasigala Centre mendesak pemerintah kota setempat untuk melakukan pendataan kembali penerima jaminan hidup (Jadup).

“Salah satu poin yang menjadi tuntutan ialah menghentikan sementara pencairan jaminan hidup untuk korban gempa Kelurahan Palupi, dikarenakan banyak warga yang tidak terdaftar sebagai penerima Jadup,” ucap Sekjen Pasigala Centre M Khadafi Badjerey, di Palu, Kamis 19 September 2019.

Penghentian sementara pencairan jadup bagi korban, merupakan permintaan dari ratusan gempa Kelurahan Palupi, untuk mencegah terjadinya bencana sosial yang besar, pascabencana gempa. Sebab, pencairan data jaminan hidup bisa menimbulkan pertanyaan dan protes korban yang tidak terdaftar sebagai penerima.

Atas hal itu, korban gempa didampingi Pasigala Centre mendatangi Kantor Dinas Sosial Kota Palu, di Jalan Bantilan, Kecamatan Palu Barat. Perwakilan korban gempa Palupi diterima langsung oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Palu, Sidik, di ruang kerjanya.

Dalam pertemuan itu, korban meminta kepada Dinas Sosial untuk membuka dan memperlihatkan data penerima Jadup untuk Kelurahan Palupi. Berdasarkan data yang ada di Dinas Sosial yang berasal dari Kelurahan Palupi, korban yang terdaftar hanya 21 kepala keluarga.

Korban komplain dengan data tersebut. Karena, terdapat 1.250 kepala keluarga (KK) yang tidak terdaftar sebagai penerima Jadup untuk kelurahan itu.

Atas komplain korban, Dinas Sosial Palu kemudian menyetujui usulan korban melakukan penundaan pencairan Jadup, kemudian Pemerintah Kelurahan Palupi melibatkan RT dan RW termasuk pihak Dinas Sosial melakukan kembali verifikasi dan validasi data korban sebagai penerima Jadup.

Sekjen Pasigala Center, M. Khadafi Badjerey, mengatakan, dalam pertemuan antara warga Palu, bersama Dinsos Kota Palu, dan pihak dari Kelurahan, telah sepakat bahwa jumlah yang menerima Jadup di Kelurahan Palupi khususnya data yang sudah valid sebanyak 21 KK itu, agar dipending dulu untuk dikirim ke Kemensos.

Menurut Khadafi, mekanisme penginputan data yang dilakukan oleh pemerintah jenjangnya terlalu jauh, mestinya pemerintah cukup mensatukan data-data korban rusak ringan, sedang, dan berat, menjadi data korban yang berhak menerima Jadup.

“Namun problem data saat ini adalah PUPR memiliki data sendiri, Dinsos juga demikian memiliki data sendiri, bahkan BNPB juga begitu,” ujarnya.

“Jadi, salah satu poin kesepakatannya ialah dalam waktu dekat Pemerintah Kelurahan Palupi bersama warga termasuk RT, RW dan Dinas Sosial duduk kembali merampungkan data-data korban yang belum masuk sebagai penerima Jadup,” tambahnya.

Terkait hal itu Plt Kepala Dinas Sosial Kota Palu, Sidik, mengamini desakan warga korban likuefaksi Palupi, dan bersedia melakukan pengimputan kembali data penerima Jadup.

“Iya, nanti format pengimputan kami berikan kepada pihak kelurahan dan hasil pengimputan akan kami tindaklanjuti ke Dinas Sosial Provinsi Sulteng,” ujar dia.

Warga dalam pertemuan itu, mendesak agar ketika selesai dilakukan pengimputan maka daftar penerima Jadup harus dikuatkan dengan SK Wali Kota Palu.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas mengatakan bahwa Pasigala Centre dan warga harus bersama-sama dengan Dinas Sosial untuk mengawal data itu, dan Wali Kota akan siap untuk membuat SK penerima Jadup tahap dua atau data tambahan penerima jadup.

Sidik menguraikan bahwa Pemkot Palu sebelumnya, telah menetapkan atau membuat SK penetapan daftar penerima Jadup korban gempa, tsunami dan likuefaksi Kota Palu sebanyak 40.137 jiwa atau 10.702 kepala keluarga.

Sementara dana Jadup yang dialokasikan oleh Pemerintah Pusat untuk Kota Palu sebesar Rp24 miliar untuk jumlah tersebut yang diterima Rp600.000/jiwa. (ant/del)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here