Home Palu Merekatkan Kembali Persaudaraan

Merekatkan Kembali Persaudaraan

868
KETURUNAN MANESSA - Wagub Sulteng saat foto bersama dengan sejumlah keturunan dari La Mappaita Daeng Manessa, di Camp Al Azhar Mandiri Palu, di Pantai Salumbone Pantoloan, Ahad, 15 September 2019. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)
  • Reuni Keluarga Besar La Mappaita Daeng Manessa

Palu, Metrosulawesi.id – Abdul Basit merupakan cicit dari La Mappaita Daeng Manessa mengadakan pertemuan atau reuni keluarga besar, dengan mempertemukan cucu dan cicit dari La Mappaita Daeng Manessa, di Camp Al Azhar Mandiri Palu, di Pantai Salumbone Pantoloan, Ahad, 15 September 2019.

Di acara reuni keluarga besar La Mappaita Daeng Manessa, dihadiri oleh Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Sulteng Rusli Baco Daeng Pallabi, yang juga merupakan keturunan dari La Mappaita Daeng Manessa.

Wagub Sulteng Rusli mengatakan, pertemuan ini dalam rangka menjalin silahturahim di antara keluarga besar La Mappaita Daeng Manessa.

“Dalam pertemuan ini tentunya ada hal-hal yang perlu kita rekatkan kembali kekeluargaan ini, mungkin di antara kita utamanya anak-anak kita atau cucu kita, mungkin mereka saling bertemu tetapi tidak mengetahui keturunannya. Bahkan yang sangat memprihatinkan ketika terjadi konflik, ternyata bukan orang lain tetapi saudara kita, yang paling ironis mungkin sudah kita dihakimi, ternyata dia keluarga kita,” kata Rusli.

Menurut Rusli, reuni keluarga besar La Mappaita Daeng Manessa ini sangat perlu diadakan, sehingga ada saling kenal mengenal antar keluarga.

“Jika tidak sekarang ini kita rekatkan kembali persaudaraan ini, maka tentu keluarga besar ini mungkin akan pecah belah, sehingga kita tidak bisa bertemu kembali. Padahal kita merupakan satu kesatuan keluarga besar turunan Daeng Manessa,” ujarnya.

Melalui kesempatan ini, Rusli meminta doa dari keluarga besar La Mappaita Daeng Manessa, agar dalam menjalankan tugas selaku Wagub Sulteng, diberikan kekuatan, kesehatan dan keafiatan, sehingga bisa melaksanakan tugas dengan baik, bersama-sama Gubernur Sulteng Longki Djanggola.

Abdul Basit (kanan) memperlihatkan susunan sisila kepada Wagub Sulteng Rusli Baco Daeng Pallabi. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Sementara itu cucu dari La Mappaita Daeng Manessa, Abdul Basit mengatakan, reuni keluarga yang diadakannya terinspirasi dari salah satu keluarga besar di Amerika, yang dapat mengumpulkan keluarganya hingga satu stadion lapangan.

“Saya anggap itu luar biasa, olehnya itu saya mengadakan reuni keluarga dengan mengumpulkan keluarga besar saya dari La Mappaita Daeng Manessa, yang merupakan kakek kami, ternyata yang hadir reuni ini banyak mulai dari pemilik restoran, hotel, dokter, bahkan Wagub juga salah satu keluarga kita,” ujarnya.

Untuk itu kata Basit, ini salah satu potensi besar sebab kakeknya itu bersaudara 14 orang, ternyata keturunan kakeknya bersedia hadir di reuni ini, tujuannya ini adalah hanya untuk silaturahmi saja dan memperkuat persaudaraan.

“Jika itu ada akses politiknya bukan itu tujuan kita, tujuan kita utama adalah memperkuat tali persudaraan,” ungkapnya.

Basit mengatakan, hampir 50 persen keturunan dari Daeng Manessa tidak saling mengenal, tetapi mereka hadir sehingga dapat saling mengenal. Bahkan mungkin baru kali ini ada yang bisa mengumpulkan keluarga yang begitu banyak hadir.

“Semoga pertemuan ini dapat bermanfaat untuk membangun bangsa dan Sulteng, dengan kekuatan ini mari kita bersatu, serta mendukung pemerintah yang mana saja, sebab negara kita harus kuat, negara kuat itu tentunya dimulai dari antar keluarga,” ujarnya.

Basit mengaku, akan mengadakan reuni ini rutin satu kali dalam setahun, dan direncanakan akan dilaksanakan setelah lebaran idul fitri, sehingga semua dapat bertemu sebab masih ada sebagaian besar cucu atau cicit dari Daeng Manessa ini di luar daerah.

Reporter: Moh Fadel, Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here