Home Ekonomi September, Kredit Plus Buka Promo Serbu Elektronik

September, Kredit Plus Buka Promo Serbu Elektronik

147
Karyawan PT Finansia Multi Finance (Kredit Plus) Cabang Palu memperlihatkan promo barang elektronik yang dipajang di salah satu stand tepatnya di depan kantor. (Foto: Fikri Alihana/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Tepatnya September 2019, PT Finansia Multi Finance (Kredit Plus) Cabang Palu yang berada di Jalan Igusti Ngurah Rai, Kelurahan Tavanjuka, Kecamatan Tatanga membuka promo serbu elektronik kepada pelanggan.

Supervisior Marketing Kredit Plus Cabang Palu, Dedi mengatakan cukup membayar biaya administrasi sebesar R200 ribu konsumen bisa membawa pulang barang elektronik. Sedangkan, handphone juga tanpa Downpayment (DP).

“Kalau untuk pembayaran cukup hanya 12 kali atau Rp350 per bulan jika harga Rp3 jutaan khusus Handphone, sedangkan elektronik ada 6 sampai 12 bulan tenornya per bulan Rp200-Rp250 ribu,” katanya, Rabu (11/9/2019).

Sementara itu, lanjut dia, pihaknya juga memberikan subsidi atau tanpa biaya administrasi khusus barang furniture. Menurutnya, konsumen dapat memilih tenor sesuai dengan harga barang.

“Kita berikan subsidi Conforta atau sprinbed tanpa bayar uang muka dan bulan depan baru masuk angsuran pertama, kemudian sudah sekitar 200-300 konsumen ikut program ini. kalau leasing lain menggunakan DP 10-20 persen,” katanya.

Menurutnya, PT Finansia Multi Finance (Kredit Plus) Cabang Palu menargetkan pendapatan dari program tersebut senilai Rp1 Miliar. Ia mengatakan Market share sudah hampir mencapai 80 persen hampir setahun pascabencana.

“Kalau program Agustus kita hanya bisa tembus Rp700 juta. Selain itu, produk elektronik merek Sharp juga cukup bayar Rp99 ribu dan membawa KTP konsumen langsung dapat barang,” ujarnya.

Ia menambahkan pihak Asuransi telah merealisasikan pembayaran klaim Rp2 miliar terkait bangunan hingga konsumen yang hilang akibat bencana 28 September 2018 lalu. Dengan jumlah klaim yang diajukan sebesar Rp4 miliar.

“Costumer yang dinyatakan hilang maupun bangunannya seperti di Petobo dan Balaroa itu di klaim melalui asuransi dan hal ini tergantung dari kolektor. Keseluruhan data sekitar ribuan dan sebagiannya diberikan penawaran pelunasan sekitar 50% maupun denda costumer dihilangkan,” tuturnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here