Home Palu ASN dan Honorer Tak Boleh Beri Dukungan KTP

ASN dan Honorer Tak Boleh Beri Dukungan KTP

140
Agussalim Wahid. (Foto: Ist)
  • Hidayat Ambil Formulir Perseorangan

Palu, Metrosulawesi.id – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu, Agussalim Wahid, mengkonfirmasi sudah empat orang yang mengambil formulir untuk jalur perseorangan jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Palu tahun 2020. Meskipun pengambilannya diwakili, empat orang itu yakni Hidayat, Agus Salim, Basir Tanase dan Anwar Saing.

Untuk jalur perseorangan, minimal Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang harus dikumpulkan sebagai bentuk dukungan sebanyak 21 ribu lebih. Jumlah itu merujuk dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Palu pada Pemilu terakhir yakni 213 ribu jiwa.

“Sejauh ini sudah empat orang yang mengambil formulir untuk jalur perseorang. Untuk bisa maju melalui jalur perseorangan KTP yang dikumpulkan minimal 21 ribu lebih, atau 10% dari DPT Kota Palu,” kata Agussalim, Selasa 10 September 2019.

Agus mengingatkan kepada yang berniat lewat jalur perseorangan untuk tidak melampirkan KTP milik Aparatus Sipil (Negara (ASN) termasuk juga honorer. Sebab, sesuai aturan perudangan-undangan ASN dan honorer tidak dibenarkan memberikan dukungan politik kepada calon kepala daerah berupa KTP.

“Jika nantinya KPU mendapatkan KTP milik ASN yang diserrtakan dalam dukungan KTP, pastinya KPU langsung menyoretnya. Bila itu terjadi yang rugi adalah kandidatnya,” ujar Agus.

Formulir jalur perseorangan sudah harus menyertakan pasangan walikota dan wakil walikota. Di formulir itu nantinya setiap KTP dilampirkan.

“Saat verifikasi faktual KPU akan melakukan sensus, itu berarti petugas KPU akan mendatangi satu persatu masyarakat yang memberikan dukungan KTP. Tidak ada sistem sampling saat verifikasi faktual. Saya harap ini menjadi perhatian seluruh pihak yang berniat maju jalur perseorangan,” harap Agussalim.

Meskipun beberapa nama sudah mengambil jalur perseorangan, namun Agussalim belum memastikan jadwal pastiu launching Pilkada Kota Palu.

“Untuk launching Pilkada menunggu setelah launching Pilkada secara nasional pada 23 September 2019. Kota Palu kemungkinan launching pada Oktober mendatang,” katanya.

Reporter: Elwin Kandabu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here