Home Parigi Moutong Tak Kuat Naik Gunung, Dua Pejabat Batal Dilantik

Tak Kuat Naik Gunung, Dua Pejabat Batal Dilantik

188
Bupati Parigi Moutong melantik pejabat eselon II dan III di pegunungan Dusun Tompeng Desa Ogoalas Kecamatan Tinombo, Senin 9 September 2019. (Foto: Ist)

Parimo, Metrosulawesi.id – Sebanyak 308 pejabat eselon di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Parigi Moutong (Parimo) diambil sumpah dan janji oleh Bupati Parimo Samsurizal Tombolotutu.  Pejabat yang dilantik tersebut adalah pejabat eselon II dan III, seperti  pejabat administrator sebanyak 12 orang, dan pejabat pengawas 298 orang.

“Jumlah seluruhnya pejabat yang dilantik seharusnya itu 310 orang, hanya saja yang dua tidak bisa naik gunung karena faktor berat badan, sehingga kedua pejabat tersebut akan dilantik susulan di kantor bupati Parimo nantinya,” ungkap Samsurizal saat melantik pejabat eselon, di Dusun Pegunungan Tompeng desa Ogoalas kecamatan Tinombo, Senin 9 September 2019, sekitar pukul 14.30 Wita.

Samsurizal mengatakan, bahwa pelantikan ini merupakan sebuah keharusan untuk memperbaiki karier pejabat.

“Karena apa yang kalian rasakan saat ini merupakan hasil kerja sesuai penilaian pimpinan di masing-masing OPD.  Saudara dilantik hari ini merupakan hasil penilaian pimpinan, sehingga saudara akan terus dinilai pimpinan kalian selama menjabat di jabatan baru ini,” ujar Samsurizal.

Lanjut Samsurizal, bahwa sengaja pelantikan dilaksanakan di pegunungan agar masyarakat KAT mengetahui bahwa inilah wajah-wajah Pejabat Parigi Moutong.

“Saya sengaja pelantikan ini dilaksanakan di pegunungan agar masyarakat KAT mengetahui bahwa inilah Pejabat Parigi Moutong,” terangnya.

Samsurizal menambahkan, bahwa jika pembangunan hanya terfokus di perkotaan saja, maka belum dikatakan mensejahterakan masyarakat. 

“Jika pembangunan hanya terfokus di kota berarti belum sejahtera, mininal sedikit kita telah mengubah pola hidup masyarakat, karena masyarakat yang ada di pegunungan seluruh pegunungan wilayah Kabupaten Parimo ini ada 30 ribu orang, sehingga Kabupaten Parimo tidak lagi masuk daerah tertinggal dan tidak lagi mendapat bantuan daerah tertinggal,” tandasnya.

Reporter: Zulfikar
Editor: Syamsu Rizal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here