Home Palu Satlantas Polres Palu Tilang 1.869 Pelanggar

Satlantas Polres Palu Tilang 1.869 Pelanggar

67
Suasana saat petugas melaksanakan hari terakhir Oprasi Patuh Tinombala 2019, di Jalan Teratai, tepatnya depan Polres Palu dan Taman GOR Palu. (Foto: Djunaedi/ Metrosulawesi)
  • Operasi Patuh Tinombala 2019 Berakhir

Palu, Metrosulawesi.id  –  Satlantas Polres Palu menggelar hari terakhir Operasi Patuh Tinombala 2019, Rabu 11 September 2019 sore, di Jalan Teratai—tepatnya seputaran  Taman GOR dan Polres Palu. Sejak digelar awal operasi 29 Agustus lalu hingga hari terakhir Rabu 11 September, sedikitnya 1.869 pelanggar lalulintas telah ditindak.  

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Palu, Iptu M. Abdhi Hendriyatna, kepada awak media mengatakan, selama 14 hari Operasi Patuh Tinombala 2019, yang digelar oleh Satlantas Polres Palu, telah melakukan tindakan tegas terhadap pelanggar dengan tindakan tilang sejumlah  1.869 pelanggar.

“ Sebenarnya untuk Kota Palu saja, ada  tiga ribuan lebih pengendara yang ditindak dengan penilangan, selama operasi patuh ini, yakni kurang lebih seribu lima ratus pelanggar yang ditindak oleh Ditlantas Polda Sulteng, dan untuk polres Palu sendiri sebanyak 1.869 pelanggar, ” jelas Abdhi Hendriyatna.

Dari jumlah penindakan yang dilakukan, Abdhi Hendriyatna, mengungkapkan kendaraan bermotor yang terjaring Operasi Patuh  Tinombala 2019, didominasi pelanggaran pada kendaraan roda dua atau sepeda motor.

‘’Data yang ada pada kami yakni Polres Palu, dari tilang sebanyak 1.869, pelanggaran sepeda motor paling banyak yakni  1.626. dan selebihnya pelamggaran berupa kelengkapan surat-surat kendaran yakni STNK dan SIM serta pelanggaran kelengkapan kendaraan yang tidak sesuai,’’ ungkap Abdhi Hendriyatna.

Soal rincian pelanggaran kelengkapan surat-surat kendaraan,  Abdhi Hendriyatna merinci, pelanggaran tidak lengkap surat kendaraan sebanyak 735, sedang pelanggaran dari kategori usia pelanggar terbesar usia antara 21 tahun sampai dengan usia 25 tahun sebanyak 472.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Palu, Iptu M. Abdhi Hendriyatna. (Foto: Djunaedi/ Metrosulawesi)

Mantan Kasat Lantas Polres Parimo,  mengakui jajaran Polres Palu dalam pelaksanaan Operasi Patuh Tinombala 2019,  menjadi barometer jajaran kepolisian di Sulawesi Tengah.

‘’Dari segi jumlah pelanggaran, Polres Palu terbanyak dari seluruh Polres yang ada di jajaran Polda Sulteng,’’ ujar Abdhi Hendriyatna.

Kepada masyarakat yang kendaraannya terjaring Operasi Patuh Tinombala 2019, Abdhi Hendriyatna, menghimbau segera mengurus surat-surat kendaraan untuk mengambil kendaraannya.

‘’Pengambilan kendaraan yang terjaring, pemilik kendaraan harus menyelesaikan prosedur yang ada. Misalnya, melengkapi surat-surat kendaraan serta telah menyelesaikan pembayaran tilang pada bank atau sudah mengikuti siding,’’ papar Abdhi Henriyatna.(*)

Reporter: Djunaedi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here