Home Poso Pertamina Pastikan Stok BBM Aman di Poso

Pertamina Pastikan Stok BBM Aman di Poso

53
Kepala Depot Pertamina Poso Sulaiman Abdullah saat ditemui wartawan di Poso. (Foto: Pul/ Metrosulawesi)

Poso, Metrosulawesi.id – Meski masyarakat sering mengeluhkan stok bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium dan Solar yang cepat habis di SPBU setiap harinya, namun Pertamina mengklaim kuota yang disalurkan sudah cukup.

Kepala Depot Pertamina  Poso Sulaiman Abdullah kepada wartawan Senin 9 September 2019 menjelaskan stok yang diberikan kepada 3 SPBU dalam Kota Poso sudah lebih dari cukup yakni setiap SPBU diberikan 8 ribu ton jenis BBM Premium dan Solar. Total untuk 3 SPBU yakni di Kayamanya, Moengko dan Sayo sebanyak 24 ton.

“Antrean panjang yang sering kita jumpai di beberapa SPBU memang sering terjadi dan itu mungkin perkiraan kalau stok BBM kurang, anggapan itu ditepis Pertamina kalau sebenarnya stok sangatlah cukup,” katanya.

Terhadap kebutuhan di Poso kata  Sulaiman yang baru  sebulan  bertugas di  Poso ini , pihak  Pertamina sangat yakin dengan kuota BBM yang dijual di tiga SPBU dan beberapa APMS yang ada di Poso dan sekitarnya , sangat cukup untuk kebutuhan per harinya.

“Di masing-masing APMS dan SPBU, selain menjual premium juga menjual pertalite dan pertamax,” imbuhnya.

Diakuinya, perbedaan harga BBM subsidi dan non-subsidi juga memengaruhi penjualan tiap harinya.  Kemudian potensi penyalahgunaan juga cukup tinggi.  Sehingga masyarakat terkadang sangat dikeluhkan dengan penjualan BBM di Kota Poso .

“Untuk omzet penjualan BBM, itu SPBU lebih besar dari APMS. Karena lokasinya yang berada di perkotaan dan permintaan cukup besar,” bebernya.

Adapun keluhan masyarakat, diungkap Sulaiman, banyaknya pengetap menjadi salah satu penyebabnya.  Apalagi pihaknya sudah menyalurkan stok yang cukup untuk kebutuhan per harinya. Kemudian permintaan dari kuota BBM, ia menilai tidak terlihat di lapangan.

Selama ini pihaknya sangat sering melakukan koordinasi dengan SPBU dan APMS dengan banyaknya pengetap. Bahkan pihaknya sudah memberikan, mengimbau untuk tidak melayani pengetap.

“Namun jumlah pengetap sangat banyak dan ditakutkan konflik yang lainnya. Bisa jadi alasan safety dan konflik di lapangan. Jadi untuk penindakan terhadap pengetap kami serahkan ke aparat hukum, karena masuk dalam penyalahgunaan BBM,” ulasnya.

Masih dikatakan Sulaiman, kalau Depot Pertamina Poso melayani 8 SPBU yang tersebar di Poso  Touna serta Morowali dimana jumlah armada sebanyak 17 unit dari 4 transportir diantaranya  Prima Sentosa, Arba, Amtran Jaya serta Mosara.

“Untuk stok BBM di jalur trans Poso, Touna dan Morowali aman dan pihak Pertamina menepis anggapan kalau stok BBM langka, kebutuhan masyakat utamanya pemilik kendaraan baik roda dua dan empat sangat cukup,” ungkapnya.

Reporter: Pul
Editor: Syamsu Rizal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here