Home Palu Mahasiswa IAIN Belajar Sistem Perbankan Syariah

Mahasiswa IAIN Belajar Sistem Perbankan Syariah

36
FOTO BERSAMA - Branch Manager Bank Muamalat Cabang Palu, Bambang Haryo Nugroho, saat foto bersama Ketua HMJ Perbankan Syariah, Moh. Fitra Ramdhani, dan Wakil Dekan Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Palu, H. Nurdin, S.Pd., S.Sos., M.Com., Ph.D. FOTO: Dokumentasi Bank Muamalat Cabang Palu. (Foto: Fikri Alihana/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Guna mempererat tali silaturahmi dan kualitas pendidikan, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Perbankan Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu melaksanakan Seminar Perbankan dan Riset Perbankan Syariah, Senin, 9 September 2019. Seminar yang mengusung tema “Mewujudkan Paradigma Baru Pemgembangan Perbankan Syariah Indonesia untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Berskala Nasional melaui Riset Penelitian” dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan 1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Palu, DR. Nurdin, Senin, 9 September 2019.

Dalam sambutannya, Wadek 1 menyampaikan apresiasi kepada HMJ yang menyelenggarakan seminar tersebut dalam rangka Penerimaan Mahasiswa Jurusuan Perbankan Syariah.

“Sejak tahun lalu, sesuai aturan, semua wisudawan akan diberikan 2 ijazah, yaitu Ijazah sarjana serta Ijazah pendamping yaitu ijazah yang berisi keikutsertaan mahasiswa dalam berbagai seminar maupun training selama menjadi mahasiswa,” jelasnya.

Oleh karena itu, kata dia, mahasiswa dituntut untuk ikut dalam pengembangan diri maupun seminar, training selama menjadi mahasiswa.

Pembicara dalam seminar tersebut yakni Bambang Haryo Nugroho, Branch Manager Bank Muamalat Cabang Palu, Dr. Sofyan Bachmid, S.Pd, M.M., Dosen IAIN Palu serta Irfan, SE. Seorang penulis novel 6 hati yang memghijrahkan dan seorang content creator.

Bambang memaparkan pertumbuhan Bank Syariah di propinsi Sulawesi Tengah serta Kota Palu dan memberikan penjelasan soal dasar Perbankan Syariah.

Dalam kesempatan tersebut pula, Bambang mengajak seluruh mahasiswa IAIN untuk merubah pola pikir,  agar menjadi lulusaan yang memiliki keterampilan khusus atau soft skill, selain kemampuan akademiknya.

“Kedepan, lulusan sarjana dituntut untuk memiliki soft skill selain nilai akademik, karena perusahaan akan melihat hal tersebut sebagai add value seorang sarjana dalam dunia kerja” kata Bambang dalam pemaparannya.

Pemateri lainnya,  DR. Sofyan Bachmid memberikan pemaparan soal metodologi penelitian bagi mahasiswa yang akan membuat penelitian sebagai syarat kelulusan mahasiswa.

Irfan, selaku pemateri terakhir berkesempatan  memotivasi seluruh mahasiswa agar memiliki kemampuan tidak hanya secara akademik, namun menjadi mahasiswa atau lulusan dengan nilai tambah. Pada kesempatan itu, seluruh mahasiswa yang hadir membuka rekening Tabungan Syariah di Bank Muamalat melalui salah satu layanan yang diberikan Bank Muamalat yaitu Mobile Branch.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Yusuf Bj

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here